Suara.com - Seorang pria menceritakan pengalamannya ketika meminta izin kepada kedua orangtuanya untuk berpindah keyakinan.
Pengalaman itu dia bagikan melalui sebuah video yang diunggah di jejaring media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun Tiktok @leo.nard240899. Dalam tayangan tersebut, pria itu meminta saran dari warganet mengenai keputusan yang harus dia ambil.
"Apa salah gue nentang orang tua, karena pilihan hidup? Kasih pendapat dong," tulisnya, dikutip Suara.com.
Pria tersebut bercerita saat dirinya meminta izin untuk menjadi seorang mualaf.
Dia mengaku ingin berpindah agama lantaran nyaman dengan seseorang. Sosok wanita itu mampu mengajarkan hal-hal baik untuknya.
"Karena gue nyaman dengan seseorang dan mengajarkan gue yang baik dalam semua bidang. Dia benar-benar menyayangi, mengajarkan hal-hal baik dan membuatku tenang dan nyaman," ungkapnya.
Akan tetapi, dia dan wanita tersebut memiliki perbedaan suku dan keyakinan. Oleh karena itu kedua orangtuanya tidak menyetujui.
"Tapi karena dia beda suku, keyakinan orang tua gue nggak setuju," jelasnya.
Baca Juga: Suami Punya 3 Istri, Wanita Ini Bagikan Momen Akur dengan Istri Pertama
Ketika dirinya meminta izin kepada kedua orangtua dan saudara-saudaranya untuk berpindah keyakinan. Kedua orangtuanya pun secara langsung melarangnya.
"Dan saat gue bilang sama orangtua, orang tua gue bilang kalau kamu sempat masuk Islam berarti kamu nggak anakku lagi dan saudara-saudaraku nggak nganggap gue satu darah saudara," imbuhnya.
Pria itu mengaku bingung dengan keputusan yang harus diambil. Di satu sisi, pria tersebut tak ingin menyakiti hati orang tuanya.
Namun, di sisi lain pria tersebut ingin memiliki kebahagian berdasarkan pilihannya.
Video unggahan itu pun ramai mendapatkan respon dari warganet. Video itu dapat dilihat di sini.
"Niatkan dari hati sendiri jangan karena seseorang ya, insya Allah keluarga akan menerima kok," balas warganet.
"Semangat, semoga mendapatkan jawaban yang terbaik untuk abang," timpal warganet.
"Menentang orang tua nggak apa-apa untuk menuju suatu hal yang baik karena kita juga punya pendapat dan hak masing-masing seiring berjalannya waktu akan baik," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Disindir Pakai Baju Seksi Bawa-bawa Agama, Shandy Aulia Beri Reaksi Menohok
-
Suami Punya 3 Istri, Wanita Ini Bagikan Momen Akur dengan Istri Pertama
-
Viral Aksi Keluarga Besar Nonton A Quiet Place II Bikin Se-Bioskop Naik Darah
-
Viral Pesan Kue ala Korea yang Minimalis, Perempuan Ini Bengong Liat Hasilnya
-
Bikin Ikut Baper, Aksi Suami Bantu Hapus Makeup Istri saat Tidur Panen Pujian
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung