Dampak resesi langsung terhadap masyarakat adalah turunnya pendapatan, turunnya pendapatan yang terjadi akan berdampak pada meningkatnya tingkat kemiskinan. Sedangkan meningkatnya kemiskinan dapat mengakibatkan naiknya tingkat kriminalitas pula
2. Migrasi Besar-besaran
Dampak kedua dari resesi ekonomi terhadap masyarakat adalah terjadinya migrasi besar-besaran, faktanya migrasi besar-besaran yang terjadi dapat menyebabkan meningkatnya jumlah penduduk pada daerah migrasi, munculnya kesenjangan sosial antara pendatang dan warga lokal dan adanya benturan perbedaan budaya
3. Berkurangnya ketersediaan lapangan kerja
Dampak resesi selanjutnya adalah, berkurangnya ketersediaan lapangan kerja. Seperti yang kita ketahui ketika terjadi sebuah resesi akan menyebabkan banyak sekali terjadinya pemutusan hubungan kerja.
Hal ini tentunya akan membuat perusahaan meningkatkan kategori penerimaan karyawan baru sehingga menyebabkan berkurangnya ketersediaan lapangan kerja
4. Konflik sosial
Dampak yang terakhir adalah munculnya konflik sosial, hal ini terjadi karena ada ketimpangan yang terjadi. Baik itu antara masyarakat kelas atas dengan kelas bawah maupun mereka yang sama-sama kelas tertentu.
Di atas adalah ulasan yang membahas tentang apa itu resesi, semoga dapat memberikan wawasan dan informasi baru bagi anda.
Baca Juga: Penjelasan Menperin Soal PHK Hantui Pekerja di Tengah Resesi Ekonomi
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat