Suara.com - Satu negara bagian di Amerika Serikat memberikan senjata berburu sebagai hadiah untuk warganya yang sudah disuntik vaksin Covid-19.
Menyadur The Hill, Rabu (2/6/2021) negara bagian Virginia Barat memberikan senjata api laras panjang dan shotgun untuk berburu kepada warganya yang sudah divaksin Covid-19.
Gubernur Jim Justice mengumumkan selama konferensi pers pada hari Selasa (1/6) program hadian tersebut akan dilakukan secara undian.
Pengundian akan berlangsung dari pada 20 Juni atau bertepatan dengan Hari Ayah hingga 4 Agustus.
Bukan hanya senjata api, pemerintah Virginia Barat akan menyediakan berbagai hadiah mulai dari uang tunai hingga truk.
Selama pengundian Hari Ayah, negara bagian tersebut akan memberikan lima senapan laras panjang berburu dan lima shotgun berburu yang semuanya sudah dikustomisasi.
Justice mengatakan negara bagian juga akan memberikan dua truk baru yang dilengkapi perlengkapan khusus dan lima lisensi berburu dan memancing seumur hidup.
Selain itu, penduduk dapat memenangkan salah satu dari 25 liburan ke taman negara bagian Virginia Barat.
Saat pengundian pada 20 Juni, satu orang akan mendapatkan hadiah uang hingga 1 juta dolar atau sekitar Rp 14,2 miliar rupiah.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Tak Terkendali, Aktivitas Warga Siak Mulai Dibatasi
Pemerintah juga menyediakan dua beasiswa empat tahun penuh untuk institusi mana pun kepada siswa yang memenuhi syarat berusia 12 hingga 25 tahun.
Pada 4 Agustus, satu orang akan memenangkan hadiah utama sebesar 1,58 juta dolar (Rp 22,5 miliar), dan runner-up akan memenangkan 588.000 dolar (Rp 8,4 miliar).
Justice mengatakan bahwa agar bisa mengikuti undian tersebut, yang perlu dilakukan warga hanya menunjukkan keterangan jika ia sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19.
Siapa pun, Justice menambahkan, yang telah divaksinasi Covid-19 juga berhak untuk memenangkan salah satu hadian yang sudah disiapkan tersebut.
Pekan lalu, Justice mendorong warga untuk divaksinasi untuk anjing bulldognya, Babydog.
"Jika Anda tidak mau melakukannya untuk keluarga Anda, Anda harus mendapatkan vaksinasi untuk Babydog," ujar Justice.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone