Suara.com - Pemprov DKI Jakarta mengklaim animo pesepeda jenis road bike terus meningkat. Hal ini terjadi setelah dilakukan uji coba jalur khusus road bike selama tiga pekan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pada pekan pertama uji coba road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, ada 1.666 pesepeda. Lalu pada pekan kedua, jumlahnya meningkat jadi 2.499 pesepeda, artinya ada peningkatan sebanyak 77 persen.
"Dari setiap uji coba ada tiga kali uji coba terjsdi peningkatan pengguna road bike yang signifikan," ujar Syafrin di Jakarta, Senin (7/6/2021).
Selanjutnya pada pekan ketiga, jumlah pesepeda kecepatan tinggi ini kembali meningkat. Dari 2.499 meroket jadi 4.055 orang yang mengikuti uji coba.
"Kemarin pada tanggal 6 Juni kembali meningkat menjadi 4.005 pesepeda yang masuk kawasan ini atau sebenyak 60.3 persen peningkatannya," tuturnya.
Uji coba di JLNT ini berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 05.00 sampai 08.00 WIB. Selain di JLNT, pihaknya juga mulai membuka jalur road bike di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Nantinya hasil uji coba akan menjadi pertimbangan dalam pembuatan regulasi sebelum resmi dibuka. Aturan mengenai penggunaan jalur sepeda khusus road bike rencananya akan terbit dalam bentuk Keputusan Gubernur (Kepgub).
"Pararel dengan itu kami akan melakukan kajian terkait hasil uji coba apakah sudah memadai dari aspek teknis operasional. Sehingga begitu disusun sebuah regulasi menjadi regulasi yamg komprehensif dan apklikatif ketika diterapkan nantinya," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Teken Kepgub Lokasi Isolasi Pasien Covid-19 di DKI, Ini Daftarnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar