Suara.com - Sedikitnya sembilan tewas dan delapan orang lainnya luka-luka saat gedung berlantai lima runtuh tiba-tiba ketika sedang dalam proses pembongkaran dan jatuh ke jalan yang sibuk di Korea Selatan, kata para pejabat di sebuah stasiun pemadam kebakaran setempat.
Bangunan itu runtuh saat sedang dihancurkan di Gwangju, sekitar 270 kilometer barat daya Ibu Kota Seoul, pada Rabu (9/6/2021), kata para pejabat di Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Gwangju.
Alasan runtuhnya gedung tidak jelas, menurut stasiun pemadam kebakaran.
Pejabat Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Gwangju mengatakan stasiun pemadam kebakaran telah menerima laporan keruntuhan, yang mengubur sebuah bus yang berada di dekat lokasi konstruksi.
Pada pukul 20:25 waktu setempat, total 17 orang terkena dampak kecelakaan itu, kata petugas pemadam kebakaran, termasuk sembilan orang yang dipastikan tewas dan delapan orang luka berat dan dibawa ke rumah sakit.
Korea Selatan telah dikenal di masa lalu karena memiliki catatan keamanan yang buruk dalam hal infrastruktur.
Sebuah toko serba ada runtuh menewaskan lebih dari 500 orang pada 1995, dan jembatan runtuh pada 1994 menewaskan 49 orang, tetapi negara itu dalam beberapa tahun terakhir mencoba untuk meningkatkan catatan keamanannya. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Pasca Skandal di AU, Presiden Korea Selatan Perintahkan Ubah Budaya Militer
-
Legenda Sepak Bola Korsel Meninggal Dunia, Shin Tae-yong Ucapkan Belasungkawa
-
Vaksinasi Dipercepat, Korea Selatan Laporkan Pelambatan Penularan Virus Corona
-
Rilis All-New Kia Sportage, Carmaker Sebut SUV Ini Naik Level
-
Anggotanya Terjerat Skandal, Kepala AU Korea Selatan Langsung Mengundurkan Diri
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya
-
Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba
-
Penggeledahan Belum Rampung, Tim Kejagung Masih Periksa Kantor BGN
-
Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?
-
Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dasco Pasang Badan: Strategi Presiden Dinamis, Tak Bisa Dibatasi
-
Danantara Disorot! Minim Transparansi Jadi Celah Korupsi dan Gerus Kepercayaan Investor
-
Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan
-
Pertahanan Udara Bahrain Rontokkan 3 Rudal Iran, Situasi Teluk Persia Memanas
-
Jangan Cuma Elite, DPR Desak Rakyat Dilibatkan Jadi Mitra SPPG
-
Usai Dadan Dicopot, Kejagung Geledah Kantor BGN, Istana: Mari Kita Tunggu Hasil Kerja Jaksa