Suara.com - Pengiriman barang secara Cash on Delivery (COD) kembali menjadi permasalahan. Seorang pembeli menolak membayar barang yang dikirim kurir, padahal ia sudah membongkar paketnya.
Tak hanya sampai disitu, si pembeli juga nyaris menghadiahi bogem mentah ke wajah si kurir COD.
Aksi pembeli tersebut terekam dalam kamera dan tersebar luas di media sosial.
Menurut informasi yang dihimpun, Insiden tersebut terjadi di wilayah Lembah Murai 6, Pontianak.
Dalam video itu, tampak seorang pria telah membongkar paket COD yang diantarkan oleh seorang kurir.
Namun, ia menolak membayar pesanan tersebut karena menilai barang yang dipesan tak sesuai.
"Kalau sudah dibuka harus bayar. Abang baca saja di peraturan," kata kurir seperti dikutip Suara.com, Jumat (11/6/2021).
Meski sudah diberikan penjelasan, pemuda itu bersikeras menolak membayarkannya.
Kurir tersebut kemudian terdengar menghubungi seseorang. Ia menjelaskan bahwa ada pelanggannya yang menolak membayar paket setelah membuka paket tersebut.
Baca Juga: Viral Video Pengantin Pria Cek Ponsel, Padahal Pasangan Lagi Berjalan di Altar
"Halo bang ada barang COD dibuka pelanggan enggak mau bayar. Dia buka, enggak mau bayar," ujar si kurir.
Penjelasan si kurir tersebut membuat pria itu naik pitam. Ia tak terima jika dituding tak mau membayar.
"Hey kau jangan bilang tak mau bayar, ini barang tak sesuai kenyataan," teriak si pembeli sambil mendekati kurir hendak memberikan tinju.
Aksi pembeli menolak bayar barang COD itu langsung viral dan menjadi sorotan publik.
Banyak warganet meminta agar e-commerce bisa menghapus sistem pembayaran COD karena sudah banyak menelan korban.
"COD = Cash or Duel?" ujar warganet.
"COD meresahkan, hapus saja sistem COD banyak kasus," ungkap warganet lain.
"Banyak kasus kayak gini ditindaklanjuti enggak sih sebenarnya? Serius nanya soalnya kasihan para kurir yang memang enggak salah," tutur warganet lainnya.
"Makin menjadi-jadi yang enggak paham sistem COD, enggak usah belanja online saja. Nyusahin kurir saja," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Tragedi Tual Jadi Alarm Keras: Brimob Didorong Kembali ke 'Khitah' High-Risk, Bukan Keamanan Rutin
-
KPK Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Suap Diskon Pajak di Kemenkeu
-
Ketua DPRD DKI Soroti Pengangguran Tembus 6 Persen, Dinilai Picu Kriminalitas
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
-
PDIP Ungkap Sumber Dana MBG, Sebut Diambil dari Anggaran Pendidikan
-
Ketua YLBHI Kritik Sikap Inferior Presiden Prabowo di Hadapan Donald Trump
-
Terdampak Krisis Iklim: Bagaimana Panas Ekstrem Membuat Harga Kopi Makin Melejit?
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI