Suara.com - Sebuah video yang menunjukkan polisi bak kena prank oleh seorang pengendara menjadi viral. Bagaimana tidak, polisi itu berniat menilang seorang pengendara yang tidak memakai helm namun berakhir kocak.
Peristiwa yang terekam oleh pengguna jalan ini dibagikan oleh akun Instagram @fakta.beriita pada Sabtu (12/6/2021). Hingga berita ini dibuat, tayangan ini telah disaksikan lebih dari 23 ribu kali.
"Hampir saja kena tilang," tulis @fakta.beriita di caption Instagram seperti dikutip oleh Suara.com, Minggu (13/6/2021).
Dalam video, terlihat dari depan seorang pengendara menunggangi sebuah motor matic. Pengendara itu tidak memakai helm dan hanya memakai topi dibalik saja.
Ia melajukan kendaraannya ke sebuah tikungan jalan yang dijaga polisi. Melihat itu, polisi pun memberhentikan pengendara itu dan berniat menilangnya karena melanggar peraturan lalu lintas.
Namun, polisi itu sangat syok saat melihat kendaraan yang ditunggani pengendara itu. Pasalnya, pengendara itu saat dilihat dari dekat ternyata menunggani sepeda, bukan motor.
Ia memodifikasi sepedanya sehingga terlihat seperti gabungan motor dan sepeda. Dari depan sampai tengah berbentuk motor dengan ban besar. Sedangkan badan dari tengah sampai belakang berbentuk sepeda dengan ban kecil.
Tak lupa, pengendara itu juga mengayuh motor sepedanya di jalanan yang ramai. Sontak, polisi yang berniat memberhentikannya langsung salah tingkah.
Polisi itu lantas membiarkan pengendara sepeda itu untuk tetap melaju dan tidak jadi menilangnya.
Baca Juga: Balada Drama Anak Kos Tak Punya Mangkok, Bikin Publik Sedih Gegara Pakai Ini
Momen itu sendiri langsung dibanjiri komentar oleh warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak melihat aksi anti mainstream pengendara itu yang seolah mengelabui orang-orang.
"Kena prank," sahut warganet.
"Keren kontennya," puji yang lain.
"The real sepeda motor," celutuk warganet.
"Ngeprank polisi? Ntar di tangkap nangesss," sindir lainnya.
"Hampir dikasih undangan," tambah warganet.
"Sepeda ramah lingkungan," komen warganet.
"+62 memang uniq," kata warganet.
Video yang menjadi viral di Instagram ini bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Balada Drama Anak Kos Tak Punya Mangkok, Bikin Publik Sedih Gegara Pakai Ini
-
Beli HP Lewat Online Ternyata Ponsel Mainan, Kurir Dipecat
-
Pilih Tunggu di Mobil Gegara Salah Kostum saat Kondangan, Aksinya Tuai Pujian
-
Viral Pria Modif Sepeda Jadi Mirip Motor, Tampilannya Bikin Polisi Hampir Tertipu
-
Viral Polisi Kena Prank Pria yang Naik 'Yamaha NMAX', Mau Ditilang tapi Kok..?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT