Suara.com - Seorang polisi di Malaysia menyamar menjadi ojol (ojek online) saat hendak menggerebek sebuah tempat perjuadian, ia langsung dibanjiri pujian.
Kepolisian Kuala Lumpur, menyadur World Of Buzz Minggu (13/6/2021) menggerebek sebuah apartemen di dekat Bukit Aman yang digunakan sebagai pusat perjudian ilegal.
Dalam sebuah video, polisi memulai penggerebekan tersebut dengan salah satu dari mereka menyamar menjadi ojek online.
Menurut laporan, polisi melakukan penyamaran tersebut untuk memancing para pelaku keluar sebelum menyerbu apartemen dan menangkap semua orang di tempat itu.
Setelah berhasil menggerebek tempat perjudian tersebut, polisi meminta semua yang terlibat untuk bekerja sama saat proses berlangsung.
Video penggerebekan tersebut beredar di media sosial dan warganet banyak yang memberikan komentar positif atas upaya yang dilakukan petugas.
Seorang warganet menulis, "Denda para penjudi itu masing-masing RM100.000 (Rp 346,2 juta)."
"Polisi itu kejam. Tidak ada gunanya melihat ke bawah karena Anda sudah tertangkap dan tidak ada ruang untuk lari." tulis warganet lainnya.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penggerebekan tersebut.
Baca Juga: Kalah dari RSG Malaysia, Bigetron Terdepak dari MSC 2021
Untuk melihat video silakan klik di sini.
https://www.facebook.com/FBWAM/videos/287605479766869
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
-
Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional