Mengisi Baterai smartphone menurut sains harus memperhatikan waktu yang tepat. Sebagian besar baterai smartphone menggunakan tipe baterai Li-ion.
2. Pilih Waktu yang Tepat Mengisi Baterai
Mengisi Baterai smartphone menurut sains harus memperhatikan waktu yang tepat. Sebagian besar baterai smartphone menggunakan tipe baterai Li-ion.
Standar perawatan yang tepat untuk baterai tipe ini adalah menjaga baterai lebih dari 50 persen pada sebagian besar waktu.
Meski sebulan sekali kamu harus mengisi baterai hingga 100 persen, untuk pemakaian sehari-hari hindari mengisi baterai hingga 100 persen. Pengisian ulang secara penuh terus menerus dapat memperpendek umur baterai.
Pengisian baterai yang aman adalah kisaran 40 persen sampai 80 persen. Jangan membiasakan baterai tanpa dicas dalam kondisi di bawah 20 persen.
3. Hindari Bahan-Bahan yang Mudah Terbakar
Pastikan untuk tidak menempatkan perangkat saat pengisian daya pada benda-benda yang mudah terbakar. Deretan benda yang mudah terbakar seperti bantal, selimut, seprai, kertas, pakaian, dan kain.
Kamu juga harus menghindari paparan sinar Matahari langsung ketika melakukan pengisian daya. Ketika sirkulasi udara baik dan sinar matahari minim, kamu akan terhindar dari resiko smartphone yang dapat terbakar.
Baca Juga: Curhat Miris Pria Datangi ke Rumah Pacar Ternyata Sudah Dijodohkan
Deretan tips di atas merupakan metode yang tepat dalam mengisi baterai smartphone menurut sains, jika kamu tertarik kamu bisa share artikel ini ke teman-temanmu.
Berita Terkait
-
Heboh Musisi Charlie Puth Masuk Fakultas Kedokteran, Warganet: Wah, Selamat Charlie!
-
Tabungan Rahasia Dibongkar Istri, Pilot Banting Setir Jualan Bubur
-
Rencana Nikah Telan Biaya Rp 61 Juta, Pilot Banting Setir Jadi Tukang Bubur
-
Viral Kucing Tetangga Diduga Diperkosa Orang, Hampir Jadi Tumbal Proyek
-
Foto Perempuan Antre Jadi Sorotan dan Berita Terpopuler Lainnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK