Uki mengatakan bahwa pelaporannya itu tidak dilandasi persoalan pribadi antara dirinya dan Andi arief, melainkan persoalan demokrasi.
Menurutnya, demokrasi seharusnya tidak dicederai oleh perilaku ancam-mengancam dengan kekerasan.
“Ini bukan soal Uki dan pemilik akun AA. Ini soal Demokrasi,” kata mantan Juru Bicata PSI itu.
“Demokrasi tidak boleh dicederai ancam mengancam dengan kekerasan,” sambungnya.
Bersama cuitannya, Uki juga mengunggah gambar Surat Tanda Terima Laporan Polisi.
Sebelumnya, Uki merasa terancam dengan pernyataan Andi Arief kepadanya di Twitter.
Awalnya, Uki mengunggah kumpulan gambar Andi Arief terkait kasus penggunaan narkoba yang menyandungnya pada tahun 2019 lalu.
Andi Arief yang tak terima dengan tindakan Uki pun langsung mengencam keras.
Ketua Badan Pemilihan Umum (Bappilu) Demokrat itu bahkan mengancam bahwa ia akan mencari kediaman Uki.
Baca Juga: Andi Arief Dilaporkan ke Polisi, Uki: Demokrasi Tidak Boleh Dicederai Ancaman
Andi Arief juga mewanti-wanti untuk tidak menyalahkan dirinya jika akhirnya ia akhirnya main hakim sendiri.
“Anak satu ini sudah bloon, gak tahu diri. Tunggu aja nanti gua cari kediamannya, kan gak sulit-sulit amat,” katanya melalui akun Twitter Andiarief__ pada Minggu, 13 Juni 2021.
“Jangan salahin kalau gua memilih street justice,” sambungnya.
Tidak hanya itu, Andi Arief juga menyinggung nama Ninoy Karundeng yang pernah diculik dan dianiaya.
“Nanti kalau sudah kayak Ninoy baru ngejerit. Biar nanti terserah dia mau cari back up siapa,” kata Andi Arief.
Atas cuitannya, Andi Arief dikritik oleh beberapa pihak seperti kader PSI, Guntur Romli dan pengacara, Muannas Alaidid.
Berita Terkait
-
Andi Arief Dilaporkan ke Polisi, Uki: Demokrasi Tidak Boleh Dicederai Ancaman
-
Gegara Fotonya saat di Penjara Disebar, Andi Arief Ancam Cari Rumah Uki
-
Andi Arief Tebar Ancaman, Politisi PSI Sarankan Uki Tidak Perlu Pakai Cara FPI
-
Andi Arief ke Uki: Jangan Salahin Kalau 'Gua' Memilih Street Justice
-
Wacana Sembako Kena PPN, Sri Mulyani Disentil: Mohon Ingat Waktu Miskin Dulu
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis