Suara.com - Seorang pengendara sepeda motor di Malaysia tewas setelah menabarak truk yang sedang putar balik ketika ia mengendarainya dengan lagak Superman.
Menyadur World Of Buzz Senin (21/6/2021) kecelakaan tersebut terjadi di depan Masjid Bandar Satelit, pertigaan Pasir Tumboh, negara bagian Kelantan.
Terekam dalam sebuah video detik-detik sebelum ia menabrak truk, pengendara yang terlihat masih belia tersebut mengendarai motor secara ugal-ugalan.
Bukan hanya itu, pengendara sepeda motor tersebut juga berlagak seperti Superman dan tidak mengenakan helm sebagai peranti keselamatan.
Dalam video tersebut, terdengar suara teriakan wanita yang ngeri melihat pengendara motor tersebut karena hampir tersambar pengendara lain.
Tak lama kemudian, video lain menunjukkan motor yang dikendarai "Superman" tadi sudah tersangkut di bagian belakang truk.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pasir Tumboh Taraff Mohd Bin Zachariah, korban tersangkut di ban belakang truk dan meninggal karena benturan di kepala.
Di Malaysia ada sebutan khusus bagi pengendara motor yang mengendarainya secara ugal-ugalan atau tidak mengindahkan keselamatan yakni "Mat Rempit".
Mat Rempit sudah dikenal sejak tahun 1998 lewat karya Kartunis Halim Hassan di majalah motor Malaysia untuk menggambarkan balap liar di negara tersebut.
Baca Juga: Hanya Karena Tangisan, Seorang Ayah Tega Aniaya Bayinya yang Baru Berusia 1 Tahun
Aksi Mat Rempit kerap meresahkan warga sebab mereka ugal-ugalan di jalan tol dan nekad menyalip mobil yang sedang melaju kencang.
Pada bulan Mei, belasan Mat Remoit diciduk polisi setelah mencoba melintasi negara bagian hanya untuk makan di sebuah restoran dan membagikan aksi nekadnya di media sosial.
Menurut laporan Sinar Harian, kelompok tersebut melanggar pemblokiran jalan sebelum ditangkap oleh Seremban dalam Operasi Samseng Jalanan di Lebuhraya Kajang-Seremban.
Polisi menangkap sedikitnya 15 "Mat Rempit" yang nekad melintasi negara bagian demi makan di sebuah restoran dan melanggar aturan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dukung Wacana Gaji Guru Rp5 Juta, PGRI Sebut Idealnya Capai Rp7 Juta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang