"Gua sikat nih," ungkap Wiwi emosi.
Mendapat ancaman pemukulan itu, Yudi terkejut lantaran melihat aksi Kadispora Tangsel.
"Galak amat pak," timpal Yudi.
"Emang galak, emang kenapa?" balas Wiwi.
Wiwi kesal lantaran dirinya merasa selama ini tak ada konfirmasi langsung ke dirinya soal pemberitaan terkait dugaan kasus korupsi dana hibah KONI Tangsel.
Wiwi kesal lantaran dirinya merasa selama ini tak ada konfirmasi langsung ke dirinya soal pemberitaan terkait dugaan kasus korupsi dana hibah KONI Tangsel.
Tak terima mendapat perlakuan itu, Yudi pun mencoba melaporkan ke Polres Tangsel. Namun pihak Polres Tangsel justru menyarankan untuk meminta perlindungan hukum ke Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin.
Hal itu diungkapkan oleh salah satu perwira di bagian Reskrim Polres Tangerang Selatan saat menerima kedatangan sejumlah wartawan.
"Sampean bikin perlindungan hukum aja. Nanti kita mediasi dulu. Laporan itu banyak mas, perlindungan hukum juga kita terima. Tapi jangan laporan ke polisi, bikin perlindungan hukum aja," kata salah seorang polisi di salah satu ruang Reskrim lantai 2 Mapolres Tangsel, Selasa (22/6/2021).
Baca Juga: Usai Diperiksa di Kejari, Kadispora Tangsel Ancam Pukul Seorang Wartawan
"Laporannya jangan laporan ke polisi, tapi bikin perlindungan hukum. Laporan saya terima, tapi perlindungan hukum bukan laporan polisi. Langsung ke Kapolres ya, ceritakan kejadiannya mohon perlindungan hukum," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Emosi Saat Diwawancara Usai Diperiksa Kejari, Kadispora Tangsel Ancam Bogem Wartawan
-
Ancam Pukul Wartawan, Kepala BKPP Bakal Kasih Teguran kepada Kadispora Tangsel
-
Kronologi Kadispora Tangsel Ancam Pukul Wartawan Usai Diperiksa Kejari
-
Usai Diperiksa di Kejari, Kadispora Tangsel Ancam Pukul Seorang Wartawan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR