Suara.com - Seorang guru di kamp musim panas anak-anak menikam rekan kerjanya sampai mati setelah berdebat tentang siapa guru yang lebih baik dalam pekerjaan mereka.
Menyadur Daily mail Rabu (23/06) Alla Filatova, 20, meninggal di tempat kejadian karena luka di dada setelah dilaporkan berselisih dengan Alexandra Osipova, 22, di kamp liburan anak-anak Dobroye.
Setelah insiden itu, Osipova ditahan di kamp musim panas perumahan. Sementara anak-anak tertidur sepanjang malam ketika peristiwa terjadi.
Penyelidikan awal mengungkapkan mereka memiliki argumen tentang siapa di antara mereka yang merupakan guru terbaik.
"Pertengkaran dengan cepat meningkat menjadi konflik dan adu pisau," jelas sumber. Osipova dilaporkan juga menderita luka pisau dalam insiden tersebut.
Para wanita itu dipekerjakan sebagai guru untuk masa liburan sekolah di kamp liburan perumahan. Laporan menyebut anak-anak tidak menyaksikan penusukan itu.
Kedua guru yang berselisih belajar di universitas yang sama dan saling mengenal sebelum konflik. Korban diketahui belajar fisika dan matematika di Universitas Regional Negeri Moskow.
Osipova sedang diinterogasi oleh Komite Investigasi Rusia, yang menyelidiki kejahatan serius.
Baca Juga: Anto Tikam Kawan Kerja Hingga Tewas, Lalu Bersantai Sambil Menunggu Polisi Datang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari