Suara.com - Viral di media sosial aksi lima bocah SD yang disebut telah memecahkan kaca sekolah dengan ketapel.
Peristiwa ini terjadi di salah satu SD Negeri di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Melansir suaralampung.id, dalam video yang beredar, terlihat dua bocah berseragam merah putih dan memegang ketapel. Mereka lalu melepaskan batu dari ketapel ke arah kelas.
Meskipun tampak beberapa orang dewasa yang lewat di sekitar bocah SD itu, tak ada satupun yang menegur dan menghentikan aksi mereka.
Dari penjelasan yang disampaikan dalam video, para bocah tersebut melakukan aksi tak terpuji itu didasari rasa kecewa karena mereka dinyatakan tak naik kelas.
Sekolah-sekolah di Kabupaten Pesawaran diketahui menggelar pembelajaran jarak jauh karena pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
Dari situ, dijumpai beberapa kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran daring, salah satunya karena sulitnya mendapat koneksi internet.
Diketahui pula bahwa kasus ini telah ditangani dan telah menemui solusi yang terbaik. Kelima siswa yang melakukan aksi nakal karena sempat dinyatakan tak naik kelas tersebut kini akhirnya bernafas lega.
Mereka tak jadi tinggal kelas setelah diberikan syarat dan tugas belajar tambahan.
Baca Juga: Curhat Wanita Indonesia Nikahi Pria Arab, Siap Disembunyikan Kalau Teman Datang
Pihak sekolah pun diketahui telah menganggap kasus ini selesai dan tak mempermasalahkan kaca di gedung sekolah yang rusak akibat ulah para bocah itu.
Berita Terkait
-
Viral Wanita Teriak Pasrah dari Ranjang dan 4 Berita Viral Lainnya
-
Bandar Narkoba di Aceh Siapkan Mobil HRV untuk Angkut Sabu ke Lampung
-
Curhat Wanita Indonesia Nikahi Pria Arab, Siap Disembunyikan Kalau Teman Datang
-
Jahil! Pedagang Iseng Gunting Plastik Es Batu, Bikin Tangan Bocah Seketika Mati Rasa
-
Viral Wanita Teriak Pasrah dari Ranjang saat Hari Pertama Tinggal di Rumah Mertua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?