Suara.com - Beredar sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita yang terkejut tatkala ia membeli masker secara online.
Bukan tanpa alasan, wanita tersebut mendapatkan jumlah masker yang tak terkira.
Momen ini ia bagikan melalui sebuah video singkat di akun TikTok pribadinya dan menjadi FYP di linimasa TikTok.
Mulanya, wanita ini mengaku iseng untuk membeli masker secara online.
"Iseng beli masker di toko online harga 30 ribuan," tulis keterangan video tersebut.
Namun, setelah paket itu tiba wanita tersebut tak menyangka mendapatkan jumlah masker yang begitu banyak.
Masker berwarna hitam yang ia beli dengan harga Rp 30 ribu itu ternyata berjumlah 50 buah. Ia hanya mengira masker tersebut berisi 10 buah.
Melihat hal tersebut wanita itu pun terkejut. Ia tak menyangka mendapatkan masker dengan jumlah sebanyak itu.
Tak hanya sang pemilik akun, para warganet pun mencurigai keefektifan masker tersebut. Namun, ada beberapa dari warganet yang penasaran dan ingin membelinya.
Baca Juga: Belasan Tenaga Kesehatan di Kabupaten Malang Terpapar Covid-19
"Biasanya masker dengan harga segitu non medis jadi lebih baik beli masker medis ya," ujar warganet.
"Spill tokonya kak," tambah yang lain.
"Hi guys, hati-hati ya kalau beli masker.. jangan sampai yang kalian beli itu masker abal-abal," tutur warganet.
"Kalo beli masker ada izin kemenkesnya aja biar aman, tapi aslinya emang masker tuh 20k sampe 30k cuma gara-gara covid jadi susah nyari yang murah dan ada," pungkas warganet.
Tips Memilih Masker Berfiltrasi Baik
Di tengah pandemi Covid-19, kita diwajibkan menggunakan masker. A
da berbagai pilihan masker yang tersedia di pasaran. Salah satunya, masker kain. Namun, masker kain manakah yang memberikan filtrasi paling baik.
Terlebih untuk masker kain yang bertujuan agar lebih ekonomis, mudah diproduksi, dapat dipakai ulang dan nyaman digunakan.
Namun, agar tetap efektif dalam mencegah Covid-19, pastikan bahan masker kain yang digunakan harus memiliki tingkat filtrasi yang baik. Selengkapnya lihat video di sini.
Berita Terkait
-
Belasan Tenaga Kesehatan di Kabupaten Malang Terpapar Covid-19
-
Heboh Sikap Yuni Shara Izinkan Anaknya Nonton Film Porno, Tuai Kontroversi
-
Kasus Covid-19 di Jombang Menggila, 13 Kecamatan Zona Merah
-
Dinkes DKI: Tak Semua Pasien Covid-19 Harus Dirawat di Rumah Sakit
-
Kasus Covid-19 Tinggi, DPR : Jangan Berdebat dengan yang Remehkan Kemanusiaan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional