Suara.com - Seorang pria di India mengajukan aduan ke polisi Gujarat pada hari Selasa dengan mengaku bahwa dia dilecehkan oleh 'sekelompok hantu'.
Menyadur India Today Rabu (30/6/2021) Varsangbhai Bariya meminta personel polisi untuk menyelamatkan hidupnya dari ancaman sekelompok makhluk halus.
Pria 35 tahun tersebut juga mengatakan bahwa dua kelompok makhluk halus mengancam akan membunuhnya.
Pria itu mengatakan kepada polisi bahwa sekelompok hantu telah mendekatinya saat dia sedang sibuk bekerja di ladang.
Meski polisi tercengang dengan permintaan aneh pria tersebut, mereka menduga pria itu mengalami gangguan jiwa.
Namun, petugas polisi masih mengajukan pengaduan untuk meredakan ketakutannya dan menyelamatkannya dari penderitaan lebih lanjut.
"Dia sangat gelisah. Jelas bahwa dia berperilaku tidak normal. Kami menghapus aplikasinya dan menunjukkannya untuk membantunya tenang," kata PSI Mayanksinh Thakor kepada Times Of India.
Kemudian ketika polisi menghubungi keluarga pria tersebut, mereka mengatakan bahwa tidak tahu bahwa Varsangbhai pergi ke kantor polisi.
Keluarga pria tersebut mengatakan kepada polisi bahwa pria itu sedang menjalani perawatan psikiatris dan tidak meminum obatnya selama 10 hari terakhir.
Baca Juga: 3 Film India Terbaik Ini Wajib Ditonton, Unik dan Punya Pesan Mendalam
Pria tersebut telah dirujuk ke profesional medis dan keluarganya diminta untuk memastikan dia meminum obatnya secara teratur sehingga kejadian serupa tak terulang.
"Kami merasa dia tidak sehat, tetapi kami menyelidiki secara menyeluruh dan berbicara dengan anggota keluarganya. Dan kemudian atas perintah anggota keluarga, kami merujuknya ke psikiater," kata polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung