Suara.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berperan aktif dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Indonesia. Melalui berbagai program yang diusung, BAZNAS terus melakukan berbagai aksi, kegiatan, dan upaya preventif guna menanggulangi pandemi yang telah terjadi sejak 2020 lalu. Terlebih saat ini kondisi di Indonesia akibat pandemi Covid-19 terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
"BAZNAS bergerak cepat merespons meningkatnya kasus Covid-19 dengan membuat delapan program darurat, yang turut didukung oleh 11 lembaga program BAZNAS beserta relawan yang selalu siap terjun langsung membantu mereka yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, di Jakarta, Jumat (2/7/2021).
Noor memaparkan, delapan program darurat itu di antaranya, Bantuan Paket Penggali Kubur yang berjumlah 560 paket; Bantuan 30 Paket Pemulasaraan Jenazah untuk penyintas Covid-19; Dukungan 500 Paket Ruang Isolasi di Rusunawa Nagrak Cilincing; Oksigen Bagi Faskes di Jabodetabek yang mencapai 200 unit; Bantuan 100 APD Penggali Kubur untuk pemakaman pasien Covid-19; Bantuan Pemulasaraan Jenazah Isolasi Mandiri; Bantuan 1000 Paket Imun untuk nakes, mustahik penyintas Covid-19, sopir ambulans; dan Bantuan 20 Tenda Darurat untuk faskes se-Jabodetabek dalam upayanya membantu pasien.
Berbagai program ini, menurut Noor, sebagai bentuk implementasi dukungan dana zakat, infak, dan sedekah dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penanggulangan Covid-19.
"Program ini merupakan bentuk support dari BAZNAS, kepada mereka yang berjuang di garda terdepan dalam melawan pandemi. Seperti kita ketahui bersama, para tenaga medis, tukang gali kubur, petugas pemulasaraan jenazah, sopir ambulans, tak henti-hentinya bekerja siang malam dalam menangani pandemi ini. Selain tentunya para pasien Covid-19 dan keluarga terdampak yang terus menjadi perhatian BAZNAS," ujar Noor.
Tim BAZNAS juga beberapa kali terjun langsung dalam membantu menangani pasien Covid-19. Salah satunya dalam pemulasaraan jenazah pasien, tim BAZNAS beserta seluruh relawan bekerja tak mengenal waktu dan tempat, karena selalu ada permintaan pemulasaraan, baik dari pihak RSDC Wisma Atlet Kemayoran maupun dari warga yang memerlukan bantuan.
"Contohnya pada 27 Juni lalu, pada siang harinya BAZNAS melakukan pemulasaraan jenazah di Ciputat, Tangerang Selatan. Kemudian setelah baru saja selesai, tim BAZNAS langsung meluncur ke Jagakarsa, Jakarta Selatan, untuk membantu pemulasaraan jenazah lainnya. Proses pemulasaraan berjalan lancar tanpa hambatan berarti," katanya.
BAZNAS, kata Noor, terus melakukan komunikasi intensif dengan beberapa pihak termasuk RSDC Wisma Atlet Kemayoran dalam membantu menangani pasien Covid-19. Karena menurut Noor, dalam mengatasi pandemi dibutuhkan kerja sama dan gotong royong berbagai pihak termasuk lapisan masyarakat.
"Sesuai dengan salah satu tujuan BAZNAS agar terwujudnya hubungan saling tolong menolong dalam kebaikan di tengah masyarakat, maka BAZNAS terus memberikan yang terbaik dan upaya maksimal agar kita semua bisa secepatnya keluar dari krisis akibat pandemi," kata Noor.
Baca Juga: Keterbatasan Ruang Perawatan, Lahan Parkir RSI Siti Hajar Jadi IGD Covid-19
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI yang membawahi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A. menambahkan, selain bantuan paket darurat, BAZNAS juga memiliki program dalam membantu sisi perekonomian masyarakat yang telah berjalan dan akan terus dilanjutkan. Karena pandemi ini tak hanya berimbas kepada aspek kesehatan saja, namun ekonomi keluarga juga terkena dampaknya, terlebih keluarga pekerja rentan.
"Sejak awal pandemi tahun lalu, BAZNAS telah menjalankan program-program ekonomi, di antaranya Cash for Work, Paket Logistik Keluarga, Dukungan UMKM, Pemberdayaan Warteg, ,Zmart, ZChicken, ZCD, Paket Ramadhan Bahagia, dan lainnya yang telah berjalan. Berbagai program itu akan terus dilanjutkan. Yang terbaru, BAZNAS juga merencanakan Family Healing Kit untuk membantu masyarakat yang tengah dalam isolasi mandiri di rumah. Upaya ini merupakan langkah strategis BAZNAS untuk membantu masyarakat keluar dari krisis akibat pandemi," kata Saidah.
Dalam memaksimalkan program ini, kata Saidah, BAZNAS RI turut mengerahkan 1.465 personel response team, 12 personel pemulasaraan, 200 nakes di 7 RSB, dan 279 unit ambulans yang siap siaga kapan pun dibutuhkan. Selain itu dalam upayanya melawan pandemi, BAZNAS telah rutin melakukan beberapa langkah preventif di berbagai daerah, di antaranya pemeriksaan kesehatan, pembagian masker dan hand sanitizer, melayani swab antigen, menyediakan wastafel sehat, menyalurkan APD untuk petugas medis, dan lain-lain.
"Sejalan dengan tujuan bersama untuk melawan Covid-19, maka BAZNAS mengimbau kepada masyarakat di mana pun berada untuk terus menerapkan protokol kesehatan ketat, menjaga jarak dan memakai masker. Karena kondisi saat ini sudah mengkhawatirkan. Mari terus jaga kesehatan. Jika ada kesempatan vaksin, harus digunakan sebaik-baiknya untuk membentuk 'herd immunity' agar kita bisa hidup nyaman lagi seperti dulu," pungkas Saidah.
Tag
Berita Terkait
-
13 Poin Aturan PPKM Darurat dalam Instruksi Mendagri, Berlaku Besok di Jawa-Bali
-
LIVE: Sosialisasi Pengaturan Perjalanan Selama Pemberlakuan PPKM Darurat
-
Sejumlah 62 Nakes di Kota Batu Terpapar Virus COVID-19 dalam Dua Pekan
-
Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir Gerah dengan Spekulasi Kaum Anti Covid-19 dan Vaksin
-
Dua Staf Dapur Rumah Sakit di Fiji Terpapar Covid-19, Pasien Kelaparan
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Ketua Komisi V DPR: Longsor Cisarua Mengejutkan, Seperti Petir di Siang Bolong
-
Polisi Ciduk Dua Pengguna Ganja Sintetis Bentuk Cair, Belasan Cartridge Liquid Vape Disita Petugas
-
Opsi Keluar Dari Board of Peace dan 5 Saran Dino Patti Djalal ke Pemerintah
-
Perangi Invasi Ikan Sapu-Sapu, Misi Arief Selamatkan Ciliwung dari 'Penjajah Sunyi' Asal Amazon
-
Kemenkes Ingatkan Risiko Jangka Panjang Konsumsi Ikan Sapu-sapu dari Sungai Tercemar
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Satgas PKH Siap Hadapi Gugatan Korporasi Usai Pencabutan Izin Usaha di Sumatera
-
28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dicabut Izin Usahanya oleh Satgas PKH, Apa Alasannya?
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir