Mahasiswa itu sendiri mengaku paham tapi memutuskan untuk tidak memakai masker. Menurutnya, memutuskan tidak memakai masker seharusnya tidak masalah.
"Paham tapi kalau memutuskan tidak pakai masker, boleh dong pak," jawab mahasiswa itu.
Jawaban itu langsung membuat Ganjar memarahi mahasiswa itu. Ia menegus dan berusaha memberikan edukasi sesabar mungkin kepada mahasiswa positif Covid-19 jika tidak memakai masker salah.
"Ya tidak boleh! Tidak boleh mas. Kalau Anda positif sekarang tidak pakai masker, tidak bisa mas Anda melanggar. Masa mahasiswa harus diajari kaya gitu," tegur Ganjar.
"Penularannya covid itu dari mana mas mahasiswa? Tolong ya pakai rasional sedikit ya mas. Jadi kalau Anda tidak pakai masker dan Anda positif, itu yang ketularan banyak orang bukan kita sendiri," lanjutnya.
Lebih lanjut Ganjar pun meminta masyarakat untuk tidak meniru aksi mahasiswa itu. Ia meminta semua pihak menghargai orang lain di masa pandemi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
"'Hak saya Pak kalau tidak pakai masker'. Ya tidak hak. Anda tidak menghormati orang lain. Anda tidak pakai masker urusan Anda, tapi kalau kemudian hari ini Anda sakit dan positif harus pakai masker. Yang seperti ini, mesti diedukasi. Masa kalau mahasiswa kayak itu tidak ngerti. Ya tidak boleh," tegas Ganjar.
Lebih lanjut Ganjar menegaskan pihaknya akan menindak tegas warga yang tidak patuh prokes semasa PPKM Darurat. Terakhir, ia mengajak masyarakat untuk tidak bersikap egois.
"Nanti di PPKM darurat, yang begini-begini akan kita tertibkan. Masyarakat tetap saja sekarang harus jaga protokol kesehatan. Pakai masker wajib sekarang. Maka masyarakat, yuk kita jangan egois," pungkasnya.
Baca Juga: Sepekan di RSPAD Gatot Subroto Karena Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri Meninggal
Video Ganjar memarahi mahasiswa positif Covid-19 itu telah disaksikan lebih dari 480 ribu kali. Warganet juga langsung memberikan beragam komentar mengenai aksi nekat mahasiswa tersebut tak memakai masker yang dinilai egois.
"Mahasiswa-mahasiswaan iku Pak. Mahasiswa kok koyok ra berpendidikan blas," komen warganet.
"Mas e mbalik SD wae mas. Ra wangun dadi mahasiswa," tambah yang lain.
"Sangat meremehkan anggap Covid hal sepele," sahut warganet.
"Waduuh. Udah positif kok ngeyel banget. Mahasiswa lho itu. Harusnya lebih tahu aturan. Kok malah memutuskan gak pakai masker. Pemikiran dari mana itu," kritik warganet.
"Diasingkan mawon pak," saran warganet.
"Yang kaya begini yang makin memperburuk keadaan. Di sisi lain ada nakes yang bekerja keras untuk membantu kesembuhan pasien. Miris," ungkap warganet.
"Mahasiswa songong. Sok berlogika, berani menentang. Padahal songong," komen lainnya.
Berita Terkait
-
Sepekan di RSPAD Gatot Subroto Karena Covid-19, Rachmawati Soekarnoputri Meninggal
-
PPKM Darurat Rugikan Pengusaha, KADIN Jateng Ibaratkan Obat Pahit yang Harus Diminum
-
Dua ASN Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Lampung Terpapar COVID-19
-
Hits Health: Cara Mengatasi Hidung Mampet, Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan Hingga Berat
-
Efektif per 5 Juli, Ini Aturan Perjalanan PPKM Darurat yang Diatur Kemenhub
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua