Suara.com - Israel setuju pada Senin (5/7/2021) untuk memberikan sekitar 700.000 dosis vaksin virus corona Pfizer-BioNTech ke Korea Selatan, menurut surat kabar Haaretz, mengutip Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.
Pengiriman dosis akan dimulai akhir Juli, dan sebagai bagian dari kesepakatan, Israel akan menerima pada September dan Oktober jumlah dosis vaksin Pfizer yang sama yang telah dipesan oleh Seoul, kata Bennett.
Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan Korea Selatan mengatakan pada Selasa bahwa dia tidak memiliki komentar atas laporan tersebut.
Korea Selatan dengan cepat mendistribusikan vaksin COVID-19 yang dimilikinya, tetapi telah berjuang untuk mendapatkan dosis yang cukup tepat waktu di tengah pasokan global yang ketat, terutama di Asia.
Pemerintah mengatakan pekan lalu bahwa mereka berharap untuk mencapai kekebalan kelompok lebih awal dari target November dengan menginokulasi setidaknya 70 persen populasi dengan minimal satu dosis vaksin, kebanyakan mRNA seperti Pfizer. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Menkes Budi: Konsultasi Dokter dan Obat Gratis Telemedicine Baru Berlaku di Jakarta
-
Asrama Haji Lampung Dipersiapkan Menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19
-
Ngeri! Gereja Ortodoks Ini Fatwakan Penolak Vaksin Covid-19 Sebagai Pendosa
-
Luhut Minta Masyarakat Tak Remehkan Pemerintah soal Penanganan Covid
-
Bobby Klaim Stok Oksigen di Rumah Sakit Medan Aman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK