"Mengharapkan dia mundur sama dengan melukis di atas awan, hanya keajaiban yang mampu membuat nuraninya tersentuh karena rakyat sudah faham apa sebenarnya tujuan dia berkuasa," komen warganet.
"Mungkin salah satu cara apabila susah dinasehatin adalah ruqyah," celutuk warganet.
"Lanjut pak @jokowi. Saya mendukung bapak sampai akhir periode. Biarkan tukang nyinyir jadi ahlul nyinyir sepanjang hidupnya. Kerja kerja kerja...!!!!," tulis yang lain.
"Memang ada oknum-oknum menteri yang tidak kompeten dan tidak kapabel yang kinerjanya tidak jelas, juga oknum-oknum pejabat-pejabat yang bekerja di lembaga-lembaga pengawasan uang negara malah bermain dengan tugas dan wewenang nya. Dalam hal ini presiden harus tegas memecat mereka dan mengganti dengan sosok yang lebih mampu," saran warganet.
"Mulailah dari diri sendiri untuk membantu pemerintah jika saat ini pemerintah sudah mulai kewalahan, patuhi prokes dari diri sendiri dan orang sekitar, stop menyebar berita hoaks itu peran aktif minimal yang bisa kita lakukan," pesan yang lain.
"Kalau rezim yang sekarang dianggap tak mampu atasi masalah. Rezim yang menggantikan pun tidak otomatis bisa atasi masalah. Kalau kita mau mellihat dengan jujur, antara penguasa dan yang jadi oposisi (politisi), mereka tak luput dari kasus-kasus korupsi, hanya sibuk saling menyalahkan," komen warganet.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Per Hari Masih Tinggi, Ganjar: Gubernurnya Nggak Pintar Kok
-
Pantang Sok Kebal, Penyintas Covid-19 4 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Varian Delta
-
DPR Pasang Spanduk Bertulisan Covid-19 Dilarang Masuk
-
Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Balikpapan Tinggi, Ruang ICU Penuh Salah Satu Pemicu
-
Terpapar Covid-19, Kades dan Istrinya di Sukoharjo Ini Meninggal Bersamaan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ekspor Mineral RI Sempat Mandek! Istana Kini Bergerak, Aturan Logam Tanah Jarang Segera Terbit
-
Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris
-
Dukungan Indonesia Cs Gak Ngaruh! Gianni Infantino Diminta Mundur atau Dilengserkan
-
Isuzu Traga Disulap Menjadi Mobile Beauty Salon di Pameran GIIAS 2026
-
Mahfud MD Klarifikasi Video Viral 'Reformasi Jilid 2' di Agustus Ini, Ini Fakta di Baliknya
-
BPS Ungkap Biang Kerok RI Deflasi Juli 2026
-
Berlatar London Abad ke-19, Film ke-46 Doraemon Tayang Musim Semi 2027
-
Siapkah Indonesia Terapkan E-Voting di Pemilu 2029? Ini Syarat Mutlak dari Komisi II DPR RI
-
Sayembara Tangkap Begal Disorot, Kini Dedi Mulyadi Ajak Warga Buru Penjual Tramadol
-
Ekspor Komoditas Mengandung Logam Tanah Jarang Diizinkan Kembali, Aturan Masih Disusun