Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta baru terkait pandemi corona di Indonesia. Ia menyatakan, bahwa penyebaran Covid-29 varian Delta sudah menyebar di luar Jawa.
Kata dia, sebelumnya penyebaran varian delta hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Tetapi kini penyebarannya sudah tidak merata.
"Beberapa provinsi itu sudah sangat tinggi karena ledakan dari varian Delta tidak merata sekarang. Mereka terkonsentrasi di Jawa dan kita sudah melihat mereka sudah mulai menyebar ke luar Jawa," ujar Budi dalam rapat di Komisi IX DPR, Selasa (13/7/2021).
Budi menyebutkan provinsi mana saja di luar Jawa yang kemudian sudah terdeteksi penyebaran Covid-19 varian Delta, di antaranya Lampung, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan, Papua Barat, Kepulauan Riau dan Bengkulu.
Budi meyakini sebaran varian Delta sudah menginfeksi provinsi-provimsi tersebut berdasarkan pengamatan yang telah diilakukan.
"Sekarang sudah masuk di radar kita di luar rumah sakit di Jawa. Kalau kita amati penyebarannya, dan laju peningkatannya ini ciri-ciri varian dari mutasi Delta," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pemerintah Kabupaten Jember Tambah Jumlah Tenaga Kesehatan Hadapi Covid-19
-
Gara-gara dr Lois, IDI Ultimatum Para Dokter Tak Sembarang Umbar Ilmunya ke Publik
-
Masih Positif Covid-19, Tya Ariestya Kangen Suami dan Singgung Soal Vaksin
-
Penyanyi Senior Seo In Young Positif Covid-19, Seluruh Kegiatan Sudah Dibatalkan
-
Semoga Cepat Sembuh, Dirut Perseroda Sulsel Yasir Machmud Umumkan Positif Covid-19
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi