Suara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan menangkap sindikat pencuri mobil bermodus kopi bius. Otak dari sindikat ini ialah wanita berinisial M dan E.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan tersangka M awalnya mencari korban melalui aplikasi MiChat. Selanjutnya dia mengajak korbannya bertemu untuk berkencan dan berbicara soal bisnis kopi.
"Setelah bertemu dengan korban di satu tempat khususnya kamar hotel kemudian berbicara sedikit dan ditawarkan oleh pelaku kopi. Ternyata kopi tersebut berisi obat bius yang berjenis aprazol," kata Azis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021).
Saat korban pingsan akibat reaksi obat bius, M dibantu E selajutnya membawa kabur barang-barang berharga milik korban. Barang-barang berharga itu di antaranya dompet dan mobil.
"Itu merupakan modus operandi dari para pelaku tersebut," beber Azis.
Dalam perkara ini, kata Azis, pihaknya juga turut menangkap tiga tersangka lain.
Mereka berperan membantu M dan E menjual barang hasil curiannya.
"Para pelaku tidak kurang dari delapan kali telah melakukan kejahatannya semenjak bulan Maret hingga bulan Juli ini," ungkap Azis.
Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Baca Juga: Resepsionis Gay Apartemen Grand Dhika City Bekasi Bunuh Teman Kencan
Berita Terkait
-
Komplotan Pencuri dengan Modus Kopi Dicampur Obat Bius Dibekuk, Diotaki 2 Wanita
-
Tolak Berhubungan karena Positif Covid, Pria Gay di Bekasi Bunuh Teman Kencan
-
Resepsionis Gay Apartemen Grand Dhika City Bekasi Bunuh Teman Kencan
-
Survei: Banyak Orang Ogah Ketemu Teman Kencan yang Belum Vaksinasi Covid-19
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua