Suara.com - Polresta Malang Kota membentuk satgas trauma healing bernama Sama Rama. Mereka bertugas memberikan pendampingan psikologi bagi anak-anak terdampak Covid-19.
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan total personel yang diterjunkan berjumlah sekitar 38 orang. Mereka merupakan personel gabungan dari Polri, Polkesma, dan Pemkot Malang.
"Mudah-mudahan dengan di launchingnya Sama Rama ini dapat membantu masyarakat di Kota Malang," kata Budi kepada wartawan, Rabu (21/7/2021).
Budi menjelaskan bahwasanya Sama Rama dibagi menjadi ke dalam lima tim. Mereka ditugaskan di lima kecamatan yang meliput; Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Sukun, Kecamatan Klojen, Kecamatan Blimbing, dan Kecamatan Kedung Kandang.
"Kami juga melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah," imbuhnya.
Budi kemudian mengungkapkan salah satu tindakan yang telah dilakukan tim Sama Rama yakni memberikan trauma healing kepada tiga anak di Kelurahan Buring, Kecamatan Kedung, Kandang. Mereka sedang menjalani isolasi mandiri di rumah tanpa orang tua.
"Tim salah satunya melakukan trauma healing kepada tiga anak dimana orang tuanya berada di RS dan anak-anak tersebut di rumah dalam kondisi covid," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Update Covid Klaster DPR RI: Kasus Positif Capai 511 Orang, 346 di Antaranya Sudah Sembuh
-
Ibu Hamil Positif Covid-19 Meninggal Usai Melahirkan, Bingung Cari RS di Jogja Penuh Semua
-
Epidemiolog: Pemerintah Jangan Takut Jumlah Kasus Covid-19 Bertambah Selama PPKM
-
3 Bocah Malang Ini Isoman Sendiri di Rumah, Ayah Dirawat Ibu Meninggal Karena Covid-19
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel