Suara.com - Dua wanita di Rusia selamat dari maut setelah wahana ayunan di tepi tebing ketinggian 6.300 kaki, namun untungnya tidak sampai terjun.
Menyadur News18 Kamis (22/7/2021) insiden tersebut terjadi di Ngarai Sulak di Republik Dagestan, salah satu republik di Rusia.
Dalam video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik kedua wanita itu terjatuh. Orang-orang di sekelilingnya pun tampak histeris.
Di awal video tampak tidak ada yang aneh. Kedua wanita tersebut terlihat menaiki ayunan dan berhasil melayang beberapa kali.
Saat seorang petugas mengayunkan lebih tinggi, suasana tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Salah satu rantai tiba-tiba putus.
Saat ayunan itu terputus, kedua wanita itu terpental dan jatuh ke tebing dengan ketinggian 1.920 meter, untungnya mereka selamat.
Daily Mail melaporkan jika kedua wanita tersebut selamat setelah tersangkut sebatang kayu dan berhasil diselamatkan oleh petugas.
Menurut laporan media setempat, tak satu pun dari kedua wanita itu menderita luka serius, namun mengalami trauma akibat insiden itu.
Pihak berwenang langsung melakukan investigasi terhadap keamanan beberapa ayunan di ngarai yang terletak di dekat desa Zubutli.
Baca Juga: Mewahnya Rumah Polisi yang Merangkap Jadi Bos Mafia, Toilet Emas Jadi Sorotan
Kementerian Pariwisata Dagestan menyimpulkan bahwa ayunan tersebut tidak memenuhi standar keselamatan yang menyebabkan kedua wanita itu jatuh.
Lembaga penegak hukum setempat juga sedang memastikan bahwa tidak ada wahana ayunan yang mengancam kehidupan dan kesehatan warga beroperasi.
Dewan Kazbekovsky dilaporkan akan menuntut semua wahana ayunan yang ada di tebing tersebut hingga standar keamanan terpenuhi.
Sulak Canyon, dianggap sebagai ngarai terdalam di Eropa, lebih dalam 63 meter lebih dari Grand Canyon di AS dan 620 meter lebih dalam dari Tata River Canyon di Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil