Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat ada kenaikan tajam jumlah kabupaten/kota yang masuk kategori zona resiko tinggi alias zona merah menjadi 180 daerah.
Ini merupakan jumlah zona merah tertinggi sepanjang pandemi Covid-19 melanda Indonesia.
"Adapun zonasi ini didominasi oleh kabupaten/kota dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 33 kabupaten/kota, Jawa Tengah 29 kabupaten/kota dan Jawa Barat 21 kabupaten/kota," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito dalam jumpa pers virtual, Kamis (22/7/2021).
Sementara, jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam risiko sedang atau oranye ada 281 kabupaten/kota (53,67 persen).
Lalu, zona resiko rendah atau kuning naik menjadi 51 kabupaten/kota, dan zona hijau atau zona hijau tidak ada kasus 1 kabupaten/kota, serta tidak terdampak 1 kabupaten/kota.
Wiku mengatakan peta zonasi risiko ini dapat dilihat secara lengkap di covid19.go.id/peta-risiko.
Sebelumnya diberitakan, Per Kamis (22/7/2021) hari ini, kasus Covid-19 di tanah air mencetak rekor baru karena sudah tembus di angka 3 juta orang.
Peningkatan kasus ini terjadi di tengah pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan sosial dengan mengganti istilah PPKM darurat menjadi PPKM level 4.
Pada hari ini, terjadi penambahan kasus Covid sebanyak 49.509 orang sehingga total kasus menembus 3.033.339 orang, berdasarkan data yang dihimpun Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Baca Juga: Angka Kematian Pecahkan Rekor Sehari Tembus 1.449 Jiwa, Positif Covid-19 RI Jadi 3 Juta
Selain itu, angka kematian warga akibat Covid juga bertambah 1.449 orang sehingga total yang meninggal dunia mencapai 79.032 jiwa.
Peningkatan kasus dan angka kematian dalam sehari ini merupakan rekor tertinggi selama Indonesia dilanda wabah Corona.
Tak hanya itu, pasien sembuh dari Covid-19 juga mengalami penambahan sebanyak 36.370 orang per hari ini. Dari data nasional, total orang sembuh dari Covid-19 tercatat mencapai 2.392.923 orang.
Sementara kasus aktif naik 11.690 menjadi 561.384 orang, dengan jumlah suspek mencapai 271.167 orang.
Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 294.470 spesimen dari 228.702 orang yang diperiksa hari ini.
Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 24.114.054 spesimen dari 16.381.056 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
KPK Buka Peluang Terapkan Pasal TPPU Kepada Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
-
Cara Benar Isi Jumlah Tanggungan Orang Tua di Portal SNPMB 2026
-
Ini Bocoran Isi RUU Perampasan Aset yang Dipaparkan Badan Keahlian DPR di Komisi III
-
RUU Perampasan Aset: BK DPR Jelaskan Skema Non-Vonis untuk Pelaku Kabur atau Meninggal
-
4 Alasan Hakim Vonis Laras Faizati 6 Bulan Tapi Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Divonis 6 Bulan Penjara Kasus Penghasutan, Tapi Hakim Perintahkan Langsung Bebas
-
Tok! Laras Faizati Bebas dari Penjara, Hakim Jatuhkan Pidana Pengawasan 1 Tahun
-
Sekolah Rakyat Diklaim Jadi yang Pertama di Dunia Ukur Bakat Siswa Pakai AI
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji