Bukan tanpa sebab, Ari keras berusaha seperti itu lantaran istrinya sedang menderita penyakit tumor payudara dalam beberapa tahun terakhir.
Ia perlu biaya bukan hanya untuk bertahan hidup tapi juga untuk membeli obat untuk paling tidak menahan rasa sakit yang diderita istrinya tersebut.
"Operasi itu udah hampir 1 tahun lebih ini tinggal yang satu lagi kemarin dapat bantuan dari orang Twitter saya cek up terakhir mengecil satu senti. Ya sekarang malah bertahan aja lah kita bersabar," tuturnya.
Demi Anak-Istri
Ari tampak begitu ngotot untuk tetap bisa mencari penghasilan demi anak istrinya. Baginya ia percaya Tuhan akan memberikan rezeki bila umatnya mau berusaha. Prinsip tersebut selalu dipegang Ari dalam menjalani usahanya setiap hari.
"Kalau saya cuma lillahita'ala aja lah pak, kita keliling sampai pagi sampai malam ya kalau kita sakit atau capek ya istirahat ya, kita coba sabar aja. Yang penting kita tetap ikhtiar tiap hari," tuturnya.
Tak hanya di kehidupan biasa, Ari kerap juga menjajakan jasanya lewat akun Twitter pribadinya @Asngari89482370. Kerap kali membagikan keluh kesahnya di Twitter sampai-sampai warganet tak jarang memberikan atau menyisihkan sebagai hartanya untuk membantu Ari dan keluarga.
"Alhamdulillah banyak dukungan iya alhamdulillah banyak dukungan banyak bantuan alhamdulillah istri juga obat-obatan bisa tersedia itu juga bantuan dari orang-orang baik di twitter," tuturnya.
Terakhir, Ari berharap pandemi ini segera berakhir. Permintaannya hanya satu bisa membawa penghasilan pulang untuk menghidupi keluarganya di rumah.
Baca Juga: Ketum PKB: Kita Memang Tertinggal Jauh, Banyak Negara Sukses Tangani Pandemi Covid-19
"Kita bisa berusaha seperti biasa enggak ada rasa ketakutan, enggak ada rasa was-was. Kadang-kadang kan kepala rumah tangga pergi dari rumah kadang-kadang kita waswas, cuman kadang semua harus dilakukan semua tetap harus jalan," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Mahasiswa di Medan Meninggal, Keluarga: Siap Vaksin Covid-19 Demam
-
Menolak Disuntik, Warga Kota Tegal Ini Minta Surat Vaksin Covid-19 Demi Dapat Bansos
-
Bantah Sengaja Turunkan Tes Covid-19, Wagub DKI: Itu karena PPKM Berhasil
-
Gigit Jari Sekolah Ditutup, Cerita Pengelola Kantin Putar Otak untuk Hidup di Masa Pandemi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia