KEMENTERIAN KESEHATAN MERILIS FARMAPLUS.KEMKES.GO.ID
Kementerian Kesehatan telah merilis aman farmaplus.kemkes.go.id sebagai sarana untuk mengecek ketersediaan obat bagi pasien covid-19. Situs ini memudahkan masyarakat dan menjangkau lebih dari 2.100 apotek seluruh Indonesia.
Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa situs Farmaplus sangat mudah diakses masyarakat untuk mencari ketersediaan obat perawatan Covid-19 yang ada di apotek sekitar tempat tinggal kita
Hal ini tertuang dalam kolom keterangan foto (caption) Instagram @jokowi. "Anda bisa mengecek ketersediaan obat dan vitamin itu melalui situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ yang sekarang mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia."
OBAT COVID-19 HARUS SESUAI RESEP DOKTER
Menyadur dari laman Kemkes, drg Arianti Anaya, plt. Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan, mewajibkan kepada masyarakat yang akan membeli obat-obatan perawatan Covid-19 (kecuali vitamin), untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.
Hal ini dikarenakan adanya risiko jika obat dikonsumsi tidak sesuai resep dokter, justru akan menjadi racun dan tidak mengobati. Inilah yang harus dimengerti dan dipahami dengan baik oleh masyarakat.
CARA CEK KETERSEDIAAN OBAT COVID-19 DI APOTEK SECARA ONLINE
Cara mudah untuk mengecek ketersediaan obat perawatan pasien Covid-19 adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Viral Pasien Covid-19 Dikeroyok Orang Sekampung, Ternyata Bukan karena Ditolak Isoman
- Akses laman https://farmaplus.kemkes.go.id/
- Pilih obat yang akan dicari
- Masukkan wilayah dan nama apotik yang akan dicari
- Data yang dibutuhkan akan muncul
Perlu diketahui, data ketersediaan obat Covid-19 dan vitamin bukanlah data real-time. Namun akan di-update setiap hari pukul 17.00 WIB secara berkala. Lakukan pengecekan obat terlebih dahulu mengingat tingginya kebutuhan saat ini.
Demikian cara dapat obat covid saat isolasi mandiri.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!
-
Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan
-
Fakta Baru! Tak Cuma Johnny Wakum, Mama Sinta Juga Polisikan Dandhy Laksono Buntut Film Pesta Babi
-
Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!
-
Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha
-
Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta
-
Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun
-
Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal