Suara.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerja sama dengan KITA Indonesia menyelenggarakan Kontes Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2021. Acara ini menjadi salah satu rangkaian dari perayaan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2021, yang bertujuan untuk mengembalikan kejayaan lagu anak Indonesia.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengimbau para pendidik untuk mengikuti ajang ini.
“Saya mengajak adik-adikku di seluruh Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam KILA 2021. KILA adalah ajang pembelajaran dan berkebudayaan yang sangat baik. Saya juga mengajak sekolah-sekolah dan para pendidik untuk menyosialisasikan ajang ini,” ajaknya.
Bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) 2021, Jumat (23/7/2021), Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Baru, Direktorat Jenderal Kebudayaan meluncurkan kontes KILA 2021 sebagai wadah ekspresi untuk mengembalikan ketersediaan lagu anak-anak Indonesia yang bermutu dan berkarakter Pancasila.
Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru, Ahmad Mahendra mengatakan, lagu anak Indonesia menjadi salah satu media untuk membantu anak-anak menjadi dekat dengan identitasnya, menumbuhkan rasa percaya diri, dan bangga sebagai anak Indonesia.
Ia menambahkan, KILA merupakan upaya Kemendikbudristek untuk mengembalikan masa kanak-kanak agar berkembang secara wajar di masa pandemi serta memupuk jati diri dengan mengenal dan menyanyikan lagu anak berbahasa Indonesia.
Menurut Mahendra, saat ini, lima pemenang tahun lalu dibuatkan video klip agar yang sesuai dengan konteks pembelajaran bisa dipakai oleh satuan pendidikan di tingkat PAUD atau SD. Kemudian pada 17 Agustus 2021, jika kondisi pandemi Covid-19 membaik, akan diputar di beberapa pusat perbelanjaan yang sudah bekerja sama dengan panitia.
“Kita terus sosialisasikan dan gaungkan lagu tersebut. Harapannya, kita dapat mengembalikan kejayaan lagu anak, seperti pada era Ibu Sud, Bapak A.T. Mahmud, Chica Koeswoyo, atau Sherina,” tekan Mahendra dalam Bincang Pendidikan memperingati HAN Tahun 2021.
Ia berharap melalui KILA akan terbangun suatu ekosistem yang bagus, baik dari pembuat lagu anak, anak-anak itu sendiri, dan industri lagu anak.
Kontes KILA 2021 mencakup (1) Lomba Cipta Lagu Anak untuk kelompok usia PAUD dan SD; dan (2) Lomba Menyanyikan Lagu Anak untuk kelompok usia PAUD dan SD. Para peserta lomba menyanyi juga akan diminta untuk menyanyikan lagu-lagu baru ciptaan para peserta Lomba Cipta Lagu Anak 2020. Keseluruhan kontes KILA akan dilakukan secara daring dan akan ditayangkan di berbagai platform digital seperti Indonesiana TV dan Budaya Saya yang dikelola Kemendikbudristek.
Baca Juga: Kemendikbudristek: Yuk Meriahkan Hari Anak Nasional 2021
Pendaftaran KILA 2021 dibuka pada Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2021 sampai dengan 23 Agustus 2021. Program ini tidak berbayar dan formulir dapat diunduh pada tautan www.kilaindonesia.id. Masyarakat umum dapat turut menyemarakkan giat ini dengan menyertakan tagar berikut ini #KITAnakIndonesia, #KITACintaLaguAnak2021 di media sosial.
Persyaratan lomba dapat dilihat pada laman www.kilaindonesia.id/aturankila.php dan nama-nama peserta yang masuk dalam tahap seleksi lanjutan akan diumumkan pada 1 September 2021 melalui laman utama www.kilaindonesia.id dan media sosial KILA (IG: @kilaindonesia.id, FB: Kila Indonesia).
Berita Terkait
-
Kemendikbudristek Imbau Pelamar Guru PPPK Segera Tuntaskan Pendaftaran
-
HAN 2021, Kemendikbudristek Selenggarakan Panggung Anak Indonesia Merdeka
-
Hari Anak Nasional 2021, KBRI Tokyo dan SRIT Gelar Webinar Siaga Bencana di Sekolah
-
Kemendikbudristek Luncurkan Program Beasiswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat
-
Kemendikbudristek: Yuk Meriahkan Hari Anak Nasional 2021
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional