Suara.com - Cara seorang pelanggan memberikan tambahan uang atau tip untuk driver ojol menjadi perhatian publik.
Hal tersebut terlihat dalam unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @dramaojol.id.
Dalam unggahan tersebut, terlihat pelanggan memberikan beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh driver ojol itu.
Driver ojol itu akan mendapatkan uang dari pelanggan apabila dirinya bisa menjawab pertanyaan tersebut.
Unggahan itu mencuri perhatian publik. Pertanyaan yang diberikan oleh pelanggan justru membuat publik tertawa.
Pertanyaan Receh
Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang pelanggan memberikan beberapa pertanyaan kepada driver ojol itu.
Driver ojol akan mendapatkan sejumlah uang tambahan apabila bisa menjawab pertanyaan itu.
Awalnya pelanggan memberikan tambahan uang Rp 50 ribu karena merespon dengan baik.
Baca Juga: Viral Satpam Ini Uji Air Kran Pake Alat Swab, Hasilnya Positif Covid-19
"Respons asik, ntar ditambahin Rp 50 ribu. Kalau bisa jawab ini dapat lagi Rp 25 ribu," ujar pelanggan, dikutip Suara.com.
Pelanggan itu pun memberikan pertanyaan kepada driver ojol tersebut.
"Benda apa yang bisa dipakai melihat muka kita sendiri? _ _ _ A," tanyanya.
Rupanya, jawaban driver ojol tersebut salah. Akan tetapi, driver ojol tetap mendapatkan uang Rp 25 ribu.
"Tapi karena pertanyaan nggak mutu, tetep dapat," ungkapnya.
Pertanyaan pun masih berlanjut. Pelanggan itu kembali memberikan pertanyaan untuk driver ojol.
"Satu lagi, biar bulet Rp 100 ribu. Lengkapi kalimat berikut. Jangan membeli kuc_ _ _ dalam _ _ _ ung," tulisnya.
Akan tetapi jawaban driver ojol itu salah lagi. Meski demikian, di akhir pelanggan tersebut tetap memberikan tip kepada driver ojol tersebut.
Komentar Warganet
Unggahan tersebut pun langsung mencuri perhatian warganet. Mereka ikut memberikan respon.
"Karena gabut selama PPKM dan nggak ada temen ngobrol," balas warganet.
"Pertanyaannya ngeselin tapi tetep nyenengin," ujar warganet.
"Cak lontong nih pasti customernya," timpal warganet.
"Asik banget customernya," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Viral Bocah Tidur Berselimut Karung di Pinggir Jalan, Kondisinya Bikin Publik Iba
-
Viral Warga 'Menyerbu' Puskesmas di Bondowoso, Jenazah Pasien Covid-19 Diangkut Pikap
-
Viral Satpam Ini Uji Air Kran Pake Alat Swab, Hasilnya Positif Covid-19
-
Viral Pengantin Diarak di Puskesmas Gegara Belum Tes Swab dan 5 Berita Viral Lainnya
-
Viral Pencuri Ketiduran Saat Beraksi, Sosoknya Auto Jadi Incaran Polisi
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi