Suara.com - Pegiat media sosial (medsos) Eko Kuntadhi menyebut, jika Annisa Pohan hanya jadi penghambat jika suaminya yang kini menjabat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju di Pilpres 2024.
Lantaran itu, dia meminta Annisa tidak berpolitik.
"Jika AHY maui jadi Presiden RI. Kayaknya faktor @AnnisaPohan justru bisa jadi penghambat," kata Eko dalam akun twitternya @eko_kuntadhi seperti dilihat Suara.com, Senin (26/7/2021).
Eko, yang merasa Annisa hanya jadi penghambat AHY, menyarankan agar mantu pertama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak melakukan aktivitas politik.
Menurutnya, Annisa sebagai istri hanya perlu mensupport dari belakang.
"Saranku, Annisa gak usah mainkan peran sebagai politisi. Cukup dukung AHY dari belakang," ungkapnya.
Lebih lanjut, Eko kemudian menyinggung soal adanya politisi yang sukses jika istrinya tak bisa menahan diri untuk ikut berpolitik.
"Soalnya di Indonesia ini, gak ada politisi sukses kalau istrinya pecicilan," tuturnya.
Untuk diketahui, Annisa Pohan memang sedang menjadi sorotan dari warganet lantaran postingannya. Ia sempat mencuitkan mengenai kutipan ayat Alquran melalui akun Twitter pribadinya.
Baca Juga: Mantu SBY Salah Kutip Ayat Alquran, Warganet: Ya Allah Ampunilah Hamba
Istri dari Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY tersebut mengutip sebuah ayat di Surah Al-Baqarah.
Ayat tersebut berisi tentang fitnah yang lebih sadis dari pembunuhan.
"Dan fitnah lebih sadis daripada pembunuhan." (QS. Al-Baqarah [2]: 291)." tulisnya, dikutip Suara.com.
Namun, rupanya Annisa Pohan disebut salah mengutip nomor ayat dari surah Al-Baqarah tersebut.
Seorang warganet mencoba memberitahu bahwa jumlah ayat Surah Al-Baqarah terdapat 286 ayat. Sementara, dalam cuitan Annisa Pohan, ia menuliskan ayat tersebut bernomor 291.
"Maaf... Cuma mau memberitahukan kalau surah Al-Baqarah hanya 286 ayat," jelas akun @genreceh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Disalip Lewat Bahu Kiri, Mobil Jetour Hantam Guardrail dan Terbakar Hebat di Tol Jagorawi
-
KPK Ingatkan WNA yang Jadi Direksi BUMN Wajib Lapor LHKPN 2025, Sindir Bos di Garuda Indonesia?
-
Layanan Merek Indonesia: Durasi Tersingkat dengan Biaya Paling Terjangkau
-
Rapat Bersama DPR, PPATK: Transaksi Judi Online di Indonesia Berhasil Ditekan Selama 2025
-
PPATK Kebanjiran Laporan: Ada 21 Ribu Transaksi Keuangan Per Jam Selama Hari Kerja
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat