Suara.com - Beredar video warung yang memasang spanduk promo PPKM didatangi oleh petugas. Dalam spanduk tersebut terdapat foto Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @undercover.id, Senin (26/7/2021).
Warung bercat kuning itu memasang spanduk berukuran besar. Spanduk tersebut terpampang hingga menutupi warungnya.
Dalam spanduk itu dituliskan tentang promo beli satu gratis satu kecuali presiden.
Tampak foto Jokowi terpampang di dalam spanduk tersebut. Dalam foto tersebut, terdapat kata 'sabar'.
Spanduk Dicopot Petugas
Spanduk tersebut memberikan promo selama PPKM bagi pelanggan yang membeli menu ramen.
Dalam spanduk tersebut, terdapat foto Jokowi yang diedit dan ditambahi dengan kata 'sabar'.
Tak hanya itu, dalam spanduk tersebut bertuliskan promo beli satu gratis satu dengan pengecualian.
Baca Juga: Top 5 SuaraJogja: Pelecehan Seksual di Dekat SPBU Sagan, Pemuda Disabet Rombongan Motor
"Merdeka! Promo PPKM buy 1 get 1 kecuali presiden," tulis keterangan spanduk warung itu, dikutip Suara.com.
Kemudian berdasarkan video tersebut, terlihat beberapa petugas mendatangi warung yang memasang spanduk bergambar Jokowi.
Tampak seorang pria memakai baju hitam berbincang dengan beberapa petugas berseragam di depan warung tersebut.
Tak lama kemudian, spanduk tersebut langsung dicopot dan diturunkan dari tempatnya.
Komentar Warganet
Video viral itu langsung menjadi perhatian warganet. Mereka ikut memberikan respons dan reaksinya.
Berita Terkait
-
Jerit Pilu Sopir Angkot Pasar Senen: PPKM Bikin Penumpang Sepi, Utang Menumpuk
-
Kabupaten Tangerang Tetap Jalankan PPKM Level 4, Ini Tanggapan Mendagri
-
Top 5 SuaraJogja: Pelecehan Seksual di Dekat SPBU Sagan, Pemuda Disabet Rombongan Motor
-
Viral Aksi Santai Emak-emak Parkir Sepeda Motor di Tengah Jalan
-
PPKM Level 4 di Kota Semarang: Penyekatan Jalan Dibuka, Makan di Warung Diperbolehkan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT