Suara.com - Artis Raffi Ahmad pernah terpapar Covid-19. Namun suami dari Nagita Slavina itu mengaku sembuh dalam waktu dua hari.
Menganggapi hal tersebut, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, menilai apa yang dialami Raffi bukanlah sudah sembuh dari Covid-19. Namun gejala yang dialami Raffi sudah hilang.
"Ini bukan sembuh tapi gejalanya sudah hilang ya," ujar Nadia saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (27/7/2021).
Nadia menyebut bahwa seseorang yang telah divaksinasi, ketika terpapar Covid-19 gejalanya bisa segera hilang.
Hal tersebut kata Nadia, karena tubuh seseorang sudah terlindungi dari vaksin.
"Karena kalau orang sudah divaksin gejala itu bisa segera hilang karena proteksi dari vaksin," ucap Nadia.
Lebih lanjut, Nadia menegaskan bahwa sesuai pedoman pencegahan dan pengendalian covid-19, seseorang yang terpapar Covid-19, harus menjalan isolasi 10 sampai 14 hari.
"Sesuai pedoman tentunya kalau seseorang yang positif harus isolasi selama 10 hari dan 3 hari bebas gejala," katanya.
Pengakuan Raffi
Baca Juga: Mama Rieta Nostalgia Foto Bareng Raffi Ahmad, Singgung PDKT ke Nagita Slavina
Sebelumnya Raffi Ahmad mengungkapkan dirinya pernah terinfeksi Covid-19. Pernyataan tersebut disampaikannya saat bincang dengan Desainer Ivan Gunawan di channel Youtube Ivan Gunawan pada Minggu (25/7/2021).
Dalam perbincangan tersebut, Suami Nagita Slavina ini mengaku sembuh dalam waktu yang cukup singkat. Namun sayangnya, pemilik RANS entertainment ini tidak mengungkapkan secara detail kapan dirinya terinfeksi Virus Corona.
"Nih gue buka di Podcast lu, pas di tes, gue pernah positif," kata Raffi Ahmad di kanal YouTube Ivan Gunawan seperti dilansir Suara.com pada Minggu (25/7/2021).
Diakui Rafi, saat positif Covid-19 gejalanya sangat ringan. Pun tak lebih dari seminggu, dia telah dinyatakan sembuh.
"Nggak ada (meriang), batuk ada sedikit. Gue nggak ada apa-apa, biasa aja. Sehari dua hari udah sembuh," jelas presenter asal Bandung ini.
Ayah dari Rafathar ini menduga, penyebab kesembuhannya karena vaksin yang telah dijalaninya.
"Mungkin karena gue sudah dua kali vaksin. Alhamdulillah, antibodinya kuat. Tapi kata dokter, vitamin D gue juga bagus," jelas Raffi Ahmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor