Suara.com - Puluhan warga di kawasan Kashmir yang dikuasai India, hilang pada Rabu (28/7/2021) waktu setempat, akibat banjir bandang yang menghancurkan rumah mereka dan menewaskan setidaknya empat orang, demikian menurut laporan para pejabat.
Lebih dari 160 orang telah meninggal dunia di India pada sepekan terakhir akibat curah hujan yang deras.
Tentara dan Pasukan Tanggap Bencana Negara telah bergabung dalam upaya pencarian, menurut menteri federal Jitendra Singh dalam pernyataannya melalui cuitan di Twitter. Sekitar 36 orang belum ditemukan setelah aliran air menyapu lembah sempit di distrik Kishtwar di Kashmir.
Daerah berbukit di India utara seperti Kashmir, Himachal Pradesh dan Uttarakhand kemungkinan akan mengalami hujan deras hingga hujan sangat deras minggu ini, menurut Departemen Meteorologi India. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Marah akibat Diganggu saat Migrasi, Seekor Gajah di India Injak Warga hingga Tewas
-
Brakkk! Kecelakaan Truk Hantam Bus Tingkat, 18 Orang Tewas
-
Pria Ini Menikahi Wanita yang Ia Perkosa Lalu Membunuhnya
-
Polisi Temukan 48 Terabyte Foto dan Video Porno di Rumah Selebriti India Ini
-
Istri Gerebek Suami sedang Satu Ranjang dengan Wanita Lain, Dihujani Pukulan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik