Suara.com - Seorang buruh bangunan di Jerman menghancurkan rumah yang susah payah ia bangun dengan ekskavator karena gajinya tak dibayar penuh.
Menyadur Russia Today Minggu (01/08), pria ini ngamuk dan merusak jendela juga meruntuhkan balkon rumah di kota kecil Blumberg di Jerman.
Calon penghuni yang akan pindah ke apartemen baru mereka sekarang harus menunggu berbulan-bulan sampai pekerjaan perbaikan selesai.
Buruh bangunan itu dikenal dengan nama Matija, berumur 47 tahun. Kini ia dijuluki 'Excavator Rambo' karena aksinya.
Dia juga menghadapi hukuman lima tahun penjara atas aksinya dan polisi Jerman telah membuka kasus pidana atas kerusakan properti ini.
Menurut polisi, tabung gas yang disimpan di garasi itu mungkin berakhir dengan ledakan besar.
Sedikitnya 30 apartemen rusak dalam insiden itu. Kerugian yang ditimbulkan kepada pemilik bangunan sekitar € 500.000 ($593.350).
Polisi juga harus menutup area tersebut untuk menghindari kemungkinan kerusakan tabung gas.
Pengembang properti, Ingo Fangerow, menegaskan kontraktor telah menerima pembayarannya, namun mereka juga mengakui menahan 1,5% dari jumlah total sekitar € 4 juta dengan alasan cacat individu dalam konstruksi.
Baca Juga: Kasus Penambang Emas Ilegal, Pemilik Ekskavator Mangkir karena Isoman
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK