Suara.com - Sebanyak 958 warga Ancol, Pademangan, Jakarta Utara telah menjalani vaksinasi Covid-19. Mereka divaksin lawat program Vaksinasi Merdeka.
Hal itu diungkapkan oleh Wakapolda Brigjen Pol Hendro Pandowo. Ratusan warga tersebut terjaring program Vaksinasi Merdeka selama sembilan hari.
"Selama 9 hari gerai vaksinasi Kelurahan Ancol telah memvaksin 958 orang," kata Hendro, kepada wartawan, Rabu (11/8/2021).
Gerai Vaksinasi Merdeka di Ancol, kata Hendro, menargetkan 200 dosis perharinya. Pelaksanaannya melibatkan 15 relawan meliputi tenaga kesehatan hingga masyarakat.
"Semoga melalui Vaksinasi Merdeka diharapkan segera tercapai herd immunity, sehingga pandemi Covid-19 segera berakhir," ujar Hendro.
Polda Metro Jaya sebelumnya menargetkan pada HUT Kemerdekaan RI ke-76 seluruh warga DKI Jakarta telah tervaksin dosis pertama melalui program Vaksinasi Merdeka.
Program ini berlangsung selama 17 hari sejak 1 hingga 17 Agustus 2021. Mereka menargetkan 3.060.000 dosis vaksin kepada sisa warga Jakarta yang belum divaksin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan ada 687 gerai Vaksinasi Merdeka yang telah didirikan di 900 RW di wilayah Jakarta. Program ini melibatkan unsur relawan dari mahasiswa, perawat, dokter hingga masyarakat.
Baca Juga: Vaksinasi di DKI Nyaris 100 Persen, PMJ: Jakarta Capai Herd Immunity
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka