Suara.com - Aksi seorang kakek yang melakukan hal mulia dengan membuka warung jajan gratis menjadi perhatian warganet. Bukan tanpa sebab, ia hanya ingin pembelinya membayar menggunakan doa.
Aksi tersebut diunggah oleh pemilik akun TikTok @mutiarasangaji baru-baru ini.
Beda dari biasanya, warung berjalan milik pria yang akrab disapa Kakek Ongen ini menggunakan sebuah mobil.
Uniknya , kakek tersebut hanya ingin dibayar menggunakan doa dari pembelinya.
Awalnya hal itu dilakukan hanya untuk lucu-lucuan saja bersama cucunya agar mereka mau menghafalkan surat-surat pendek dalam Alquran. Namun, setelah dipikir-pikir menarik jika jalan-jalan dan membagikannya kepada anak-anak yang lain.
"Tapi kayaknya papa pengen bawa jalan-jalan (warung) dan bawa barang-barang yang lain," ujar perempuan di dalam video tersebut." tutur wanita yang ada dalam video itu, seperti dikutip Suara.com dari TikTok @mutiarasangaji, Kamis (12/8/2021).
Hanya Membayar Pakai Doa
Dalam video tersebut, tampak berbagai jajanan dijejer di belakang mobil.
Pada warung itu tertulis tanda dengan jelas, "Warung berjalan Kakek Ongen, silahkan ambil gratis bayar pake doa."
Baca Juga: Viral Pemuda Menyerang Pria Diduga Anggota TNI, Netizen Salut Lihat Sikap Sang Prajurit
Kebaikannya itu kemudian disambut hangat oleh anak-anak di sekitar. Mereka dengan rapi mengantre dan memberikan beberapa doa hingga akhirnya bisa memilih jajanan yang mereka suka. Kebahagiaan begitu terpancar dari wajah lugu anak-anak tersebut.
Meski tidak memiliki uang, anak-anak tersebut masih bisa jajan hanya dengan sebuah doa atau surat-surat pendek Al-Quran.
Kakek Ongen berharap doa-doa yang dibacakan anak-anak itu bisa menjadi amal ibadah, baik itu untuk anak-anak itu sendiri, kakek ongen, dan juga orang tua mereka.
"Jika seorang anak menghafal Alquran, maka kelak di surga anak tersebut akan memakaikan mahkota juga untuk orangtuanya, Masya Allah," lanjut perempuan dalam video tersebut.
Banjir Pujian
Aksi mulia Kakek Ongen ini tak terhenti begitu saja. Ia ingin terus berjalan agar apa yang dilakukannya bisa bermanfaat untuk orang lain.
Berita Terkait
-
Viral Pemuda Menyerang Pria Diduga Anggota TNI, Netizen Salut Lihat Sikap Sang Prajurit
-
Angkringan Pasang Pengumuman Tentang Take Away, Tulisan di Kertas Bikin Salfok
-
Viral!! Usai Melahirkan, Ibu Muda di Lebak Nyeberang Pakai Eskavator
-
Viral Video Martabak Sultan Diberi Keju Sebesar Batu Bata Tanpa Diparut, Publik Ngeri
-
Viral Video Pria Mengaku ASN di Lampung Marahi Penjual Bubur Ayam karena Lama Dilayani
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi