Suara.com - Penampakan martabak manis sultan lagi-lagi menjadi viral. Setelah sempat muncul rasa cokelat, kini martabak manis sultan rasa keju menjadi sorotan.
Video penampakan martabak sultan rasa keju ini diunggah oleh akun Twitter @txtdrkuliner. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya sudah disaksikan 7 ribu kali.
"Hah?" tulis @txtdrkuliner sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Kamis (12/8/2021).
Dalam video, tampak penjual membuka satu box berisi keju. Ukuran keju itu sendiri sebesar batu bata, yang biasa dipotong kecil-kecil.
Namun, penjual justru meletakkan keju seberat 2 kilogram itu di atas martabak manis. Ia kemudian membelah martabak menjadi dua, lalu meletakkan satu potongan di atas keju.
Keju itu sama sekali tidak dipotong ataupun diparut. Keju hanya diletakkan begitu di atas martabak manis.
Pemandangan itu membuat ukuran keju lima kali lipat lebih tebal dari martabak itu sendiri. Tentunya banyak yang ngeri saat melihat martabak sultan itu.
Namun, ternyata penjual hanyalah melakukan prank. Ia tidak benar-benar menjual martabak dengan ukuran keju sebesar batu bata.
Hal ini terlihat dari postingan kedua. Di akhir video, terlihat pembeli memarut keju di atas martabak manis seperti biasa.
Baca Juga: Viral Video Pria Mengaku ASN di Lampung Marahi Penjual Bubur Ayam karena Lama Dilayani
"Ternyata diparut, kenak clickbait," tambah @txtdrkuliner.
Postingan itu telah di-retweet sedikitnya 180 kali dan mendapatkan 730 tanda suka. Warganet juga menuliskan beragam komentar ngeri saat melihat bentuk martabak itu.
"Orang kok sukanya cari penyakit ya? 5 sampai 10 tahun lagi kayaknya bakal banyak pasien gagal ginjal dan cuci darah kalau kebiasaan makannya gini," komen warganet.
"Penyakit menghampiri. Gak gitu amat eneg gua liatnya, demen keju tapi gak se-extreme itu," tegur warganet.
"Ini lebih parah si daripada martabak tsunami kemarin. Martabak longsor apa yak? Martabak lahar dingin? Atau apalah itu namanya. Nyari penyakit," tambah lainnya.
"Makin kesini kayaknya makin berlebihan dah. Masa iya keju balok kagak diparut, gimana cara makannyaa hey?" tanya warganet.
Berita Terkait
-
Viral Video Pria Mengaku ASN di Lampung Marahi Penjual Bubur Ayam karena Lama Dilayani
-
Tren Campur Pasta Gigi dengan Obat Kumur Viral di TikTok, Dokter Gigi Angkat Bicara!
-
Pacar Mendadak Hilang Sebelum Acara Lamaran, Ternyata Nikah sama Cowok Lain
-
Berasa Divaksin Emak, Pria Ini Diomeli Petugas Gegara Tato di Lengan: Ini Permanen?
-
Heboh Warga Gotong Royong Tarik Toyota Yaris di Jalan, Mobilnya Diperlakukan bak Sapi
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Nadiem Makarim Usai Pemaparan Keterbatasan Chromebook: You Must Trust The Giant
-
Pemprov DKI Imbau Warga Wilayah Rawan Tawuran Saling Jaga dari Provokator
-
Surat Google Dicuekin Muhadjir Tapi Dibalas Nadiem, Kini Berujung Sidang Korupsi Chromebook
-
Penghinaan Pemerintah dan Presiden Masuk Delik Aduan, Tutup Celah Simpatisan Bikin Laporan
-
Jaksa Ungkap Cara Nadiem Hindari Konflik Kepentingan di Pengadaan Chromebook
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Jerat Baru Pasal Perzinaan di KUHP Baru, Tak Beda Jauh dari yang Lama
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
-
Polisi Tunggu Hasil Toksikologi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Masih Misteri
-
KAI Daop 1 Layani 1,6 Juta Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026