Suara.com - Polsek Mampang Prapatan Jakarta Selatan memeriksa dua orang saksi terkait kebakaran puluhan lapak pemulung di Jalan Kemang Utara IX, Kelurahan Bangka Mampang Prapatan yang terjadi pada Minggu (15/8) dini hari yang menewaskan satu keluarga.
"Sementara ini masih dua orang, ini lagi cari informasi lagi, soalnya kan itu lapak pemulung," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Mampang Inspektur Polisi Satu Supardi saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Supardi menjelaskan saat ini sudah memasang garis polisi (police line) di lokasi korban meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara itu Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran Sudin Gukalmart Jakarta Selatan Sugeng mengatakan ada 60 lebih lapak warga hangus terbakar.
"Diperkirakan 60 lapak, belum paten banget laporannya. Ada hunian warganya juga, ada lapak, soalnya banyak pendatang bangunan," kata dia.
Sebelumnya Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Selatan, Herbert Flider Lumban Gaol mengatakan penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Lebih lanjut Herbert mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 03.18 WIB dini hari. Lantas sekitar pukul 04.52 WIB api sudah berhasil dilokalisir.
Untuk memadamkan kobaran api itu, kata Herbert, sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan yang terdiri dari 13 unit pompa dan 6 unit pendukung untuk memadamkan api.
“Untuk personel 95 Orang,” katanya.
Baca Juga: Kaka dan 2 Anggota Keluarganya Tewas Terbakar di Mampang Prapatan
Berita Terkait
-
Kaka dan 2 Anggota Keluarganya Tewas Terbakar di Mampang Prapatan
-
Sopir Taksi dan Satu Keluarga Tewas Tabrakan Gara-gara Ular Kobra
-
Sekeluarga Tewas Terbakar usai Anniversary, Ucapan Terakhir Istri ke Benni
-
Banjir Capai 1 Meter, Kemang Utara Sempat Tak Bisa Dilintasi Kendaraan
-
Kemang Utara Kebanjiran 1 Meter, Camat: Sudah Rutin Itu, Dua Jam Surut
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas