Suara.com - Petugas gabungan dari unsur Polda Metro Jaya, Dishub, dan Satuan Polisi Pamong Praja tidak memberlakukan penilangan terhadap kendaraan yang melanggar aturan Ganjil-Genap di Jalan Gatot Subroto, hari ini. Ternyata, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya penerapan ganjil genap di hari terakhir penerapan PPKM level 4.
“Tidak ada pemberlakuan penindakan penilangan pada ganjil genap di PPKM ini, tetapi banyak masyarakat yang mengatakan tidak tahu atas ganjil genap kali ini,” kata salah satu petugas kepolisian saat ditemui Suara.com di lokasi, Senin (16/06/2021).
Meskipun ada pengendara mobil yang diarahkan ke luar dari kawasan Ganjil Genap, tetapi setidaknya tidak lebih dari 20 mobil.
Selama diberlakukannya ganjil-genap, situasi arus lalu lintas i Jalan Gatot Subroto diklaim menjadi terkendali.
“Bisa dikatakan ganjil genap kali ini berhasil membuat mobilitas masyarakat di Jalan Gatot Subroto menjadi lengang. Pemantauan sampai pukul 09.00 WIB belum terlalu banyak pelat ganjil yang diarahkan ke luar kawasan ganjil genap, kira-kira hanya 10 mobil saja,” katanya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan aturan pelat nomor ganjil genap di sejumlah ruas jalan. Seperti di Jalan Sudirman, Thamrin, Medan Merdeka Barat, Majapahit, Gajah Mada, Hayam Wuruk, Pintu Besar Selatan dan Gatot Subroto.
Kebijakan itu berlaku mulai 12-16 Agustus 2021 dan dilakukan menyusul dibukanya 100 titik penyekatan di Jadetabek oleh Polda Metro Jaya. Dan sebagai penggantinya dilaksanakan kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil genap untuk mengurangi mobilitas warga. (Aulia Ivanka Rahmana)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT