Suara.com - Warga RW 05 Blunyahrejo, Tegalrejo, Yogyakarta saling bahu membahu membantu sesama warga di tengah pandemi Covid-19 dengan cara unik.
Mereka membangun Cantelan Guyub sebagai wadah untuk berbagi bagi sesama warga yang membutuhkan.
Di Cantelan Guyub tersebut, warga diperbolehkan mengisi setiap cantolan yang ada dengan sembako atau bahan pokok lainnya untuk dibagikan.
Sementara, bagi warga yang membutuhkan diperbolehkan mengambil sembako atau bahan pokok yang digantung di Cantelan Guyub tersebut.
Penampakan Cantelan Guyub tersebut diunggah oleh akun Twitter @jogjabalkon_.
"Mampir ke Blunyahrejo ada namanya Cantelan Guyub. Cantelan ini dibuat sebagai bentuk kepedulian sesama wargha selama pandemi," tulisnya dalam video seperti dikutip Suara.com, Kamis (19/8/2021).
Cantelan Guyub tersebut terbuat dari balok kayo yang dirangkai kemudian ditambahkan beberapa paku sebagai gantungan atau cantolan untuk menyimpan sembako.
Tampak beberapa plastik berisi beragam sembako maupun kebutuhan pokok lainnya tergantung di Cantelan Guyub tersebut.
"Warga bisa berbagi dan mengambil secukupnya untuk dikonsumsi," imbuhnya.
Baca Juga: Viral Nakes Spontan Izin Ingin Jadi Tentara, Jawaban Panglima TNI Bikin Warganet Salut
Kehadiran Cantelan Guyub tersebut semakin mempererat persaudaraan antar warga.
Warga begitu antusias dengan adanya Cantelan Guyub tersebut. Mereka tampak hilir mudik, ada yang berbagi dan ada pula yang mengambil sesuai kebutuhan.
"Semua antusias ada yang berbagi ada yang mengambil," ungkapnya.
Keberadaan Cantelan Guyub tersebut diharapkan dapat diduplikasi oleh wilayah lainnya agar bisa saling membantu warga di tengah pandemi.
"Idenya bagus banget sangat membantu sesama di kala pandemi ini," tuturnya.
Simak video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax