Suara.com - Seorang pria berinisial CS, meninggal dunia usai meloncat dari lantai dua Lippo Mal Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, pada Kamis (19/8/2021) sore tadi.
Pria berusia 57 tahun itu diduga bunuh diri karena menderita suatu penyakit. Dari kantong celananya juga ditemukan surat wasiat berisi permohonan maaf kepada anak dan istrinya.
Kanit Reskrim Polsek Kembangan, AKP Ferdo, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.51 WIB.
“Iya (benar ada dugaan bunuh diri). Awal mulanya kami mendapat laporan dari pihak Puri Mal Kembangan ada penemuan mayat loncat dari lantai dua,” ujar Ferdo saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/8/2021).
Fardo menuturkan jenazah dalam posisi tengkurap dan bersimbah darah yang keluar dari beberapa bagian tubuhnya, serta didapati juga ada bagian tubuh yang patah. Jenazah kemudian dibawa di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Selain itu ditemukan juga surat wasiat. Korban diduga menderita suatu penyakit, namun Ferdo belum dapat memastikan sakit yang dideritanya, karena dalam tulisan di surat wasita belum teridentifikasi dengan jelas.
“Kami temukan ada surat wasiatnya dari yang bersangkutan, ditujukan kepada istri dan anaknya. Intinya dia (meminta) permohonan maaf kepada keluarga, kedua (di dalam surat wasiat) mengeluh sakit,” jelas Ferdo.
Untuk memastikan kejadian itu, kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan rekaman CCTV di lokasi. Di samping itu pihak keluarga korban telah dimintai keterangan.
“Hari ini kami upayakan untuk lakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Ferdo.
Baca Juga: Satu Keluarga Bakar Diri, Anak Ketua RT: Ayu Teriak Panggil Nama Ibunya
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW