Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:41 WIB
Sesosok mayat pria tersebut ditemukan di Kampung Cimahpar RT 03/15, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/7/2020) pagi. [Ist]

Suara.com - Seorang pemuda berinisial WT (19) ditemukan tewas mengenaskan di atas rel kereta api, tepatnya di depan Museum Ahmad Yani, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat.

Peristiwa penemuan mayat itu terjadi pada Selasa (11/8/2020). Kondisi jasad remaja dalam posisi tengkurap itu sangat memperihatinkan. Sebab, anggota tubuhnya ditemukan tak lengkap, yakni dengan kondisi kepala sudah terpenggal.

"Telah ditemukan Jasad jenis kelamin laki-laki yang tertabrak kereta api jurusan Manggarai arah Tanah Abang," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima, Jumat (14/8/2020).

Perihal penemuan jasad pria tersebut, awalnya saksi melihat korban berada di trotoar, dekat perlintasan kereta api.

Tak lama berselang korban langsung mengambil posisi tengkurap di rel kereta api. Pada saat bersamaan, kereta api melintas di rel tersebut. Korban tewas seketika dengan kondisi mengenaskan.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi menemukan sebuah amplop yang diduga milik korban. Amplop diduga wasiat korban bertuliskan: "I'm fine, thank you. Sorry ya, terimakasih".

Dari penyelidikan sementara, diduga remaja itu bunuh diri. Namun, kekinian polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus mayat nahas itu.  Jasad korban kini sudah berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi.