Suara.com - Presiden Joko Widodo menyempatkan diri bertemu para penerbang Garuda Flight dan Nusantara Flight di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat, pertemuan tersebut dilakukan Jokowi sebelum kembali ke Jakarta selepas kunjungan kerja di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).
Para penerbang Garuda Flight dan Nusantara Flight adalah mereka yang melakukan atraksi flypass dan terbang membawa bendera raksasa Merah Putih, di atas Istana Merdeka, Jakarta, pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, Selasa (17/8/2021).
Selain berdialog singkat, Jokowi juga berfoto bersama dengan para penerbang pesawat tempur F-16 Fighting Falcon, Helikopter NAS-332 Super Puma, dan Helikopter EC-725 Caracal TNI AU.
Presiden menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada para penerbang Garuda Flight dan Nusantara Flight.
"Terima kasih telah melakukan atraksi pada Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Jokowi dalam keterangannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan bahwa kehadiran Presiden di Lanud Iswahjudi akan makin memotivasi para prajurit TNI AU, khususnya para penerbang F-16 dan helikopter.
"Kami bangga dengan kehadiran langsung Bapak Presiden di Pangkalan TNI AU Iswahjudi. Tentunya apresiasi yang diberikan Bapak Presiden makin memotivasi segenap prajurit TNI AU dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Marsma Indan.
Dalam foto bersama tersebut tampak antara lain, Danskadron Udara 3 Letkol Pnb. Agus Dwi Ariyanto sebagai flight leader Garuda Flight, Danskadron Udara 6 Letkol Pnb. Akhmad Mulyono sebagai flight leader Nusantara Flight, Danskadron Udara 8, Danskadron Udara 46, dan para penerbang dari skadron udara 3, 16, 6, 8, dan 45.
Baca Juga: Mural di Bogor Disoroti Seleb TikTok Internasional, Diunggah ke Instagram
Dalam acara tersebut, hadir Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Untung Suropati, dan Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah.
Berita Terkait
-
Mural di Bogor Disoroti Seleb TikTok Internasional, Diunggah ke Instagram
-
Presiden Jokowi Larang Polisi Borgol, Buka Baju Hingga Gunduli Anak-anak Terlibat Hukum
-
Penerbang TNI AU Ceritakan Detik-detik Menegangkan Evakuasi WNI di Afghanistan
-
Evakuasi WNI di Afganistan Tak Mudah, Ini Cerita Pesawat TNI AU Berhasil Mendarat di Kabul
-
Presiden Jokowi Diejek Kodok, Rudy: Kritik Boleh Saja Tapi yang Beretika
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun
-
Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons
-
Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...
-
Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG
-
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar
-
Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M
-
Bos Maktour Bantah Ada Transaksi untuk Dapat Kuota Haji Tambahan
-
Komisi X DPR Dukung Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Kunker Pantau Program MBG