Suara.com - Pengamat politik, Saiful Huda Ems menilai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko dinilai layak menjadi presiden menggantikan Joko Widodo atau Jokowi.
Menurut Saiful, Moeldoko pantas menjadi seorang presiden karena memiliki rekam jejak yang baik dan pengalaman yang banyak.
"Beliau selain pernah menjadi Panglima TNI, saat ini juga menduduki sebagai KSP dan sosok yang suskes meraih gelar doktor di dunia akademisinya," kata Saiful dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Minggu (22/8/2021).
Tak hanya berpengalaman, Moeldoko juga memiliki rekam jejak ketegasan moral yang baik.
Ia juga menjadi salah satu pejabat yang selalu berani dan terdepan dalam menyikapi berbagai aksi teror.
"Jika Anda masih ragu, silakan saja searching Google tentang bagaimana kiprah Moeldoko selama ini. (Dia) tegas tanpa tedeng aling-aling," ujarnya.
Saiful melihat, Moeldoko tidak ambisius menjadi calon presiden di kontestasi politik Pilpres 2024.
Pasalnya, Moeldoko terlihat tenang saja di saat politisi lain memasang baliho di berbagai penjuru Indonesia.
"Moeldoko malah fokus bantu kinerja pemerintahan Presiden Jokowi menangani pandemi Covid-19," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum