Suara.com - Beredar video pendiri Microsoft, Bill Gates dengan narasi dirinya kena timpuk karena dianggap sebagai biang pandemi Covid-19.
Video ini dibagikan oleh akun Facebook Zainal Arifin (fb.com/100040836774191) pada 17 Agustus 2021. Ia mengatakan Bill Gates terkena timpuk dari orang yang geram padanya.
Video itu menampilkan Bill Gates yang dilempar kue oleh seseorang. Aksi pelemparan itu kemudian dikaitkan dengan virus corona.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“Biang covid bill gates kena timpuk dari orang yg geram padanya”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, video yang memperlihatkan Bill Gates dilempar kue karena menjadi biang Covid-19 tidak benar.
Video Bill Gates dilempar kue sendiri memang benar. Namun, aksi pelemparan kue ke wajah Bill Gates itu terjadi pada tahun 1998.
Baca Juga: Begini Sekarang Nasib Bule yang Dinikahi Petugas Kebersihan DKI
Karena itu, aksi pelemparan kue ke Bill Gates sama sekali tidak ada kaitannya dengan pandemi Covid-19. Video identik juga sudah diunggah di kanal YouTube npshive pada 2 Januari 2010,
Video itu berjudul “Bill Gates Pie in Face”. Unggahan itu menyebutkan, penyerangan terhadap Bill Gates terjadi di Belgia.
Mengutip portal The Wall Street Journal, insiden pelemparan tersebut terjadi pada 5 Februari 1998. Setelah pelemparan itu, Bill Gates menolak untuk mengajukan tuntutan.
Polisi Belgia akhirnya membebaskan seorang pria dan seorang wanita yang melempar kue krim ke wajah sang bos Microsoft.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka video Bill Gates kena timpuk dari orang yang geram kepadanya karena menjadi biang pandemi Covid-19 tidak benar.
Narasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
Begini Sekarang Nasib Bule yang Dinikahi Petugas Kebersihan DKI
-
BOR Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jakarta Kini 23 Persen
-
Toko Perlengkapan Wanita Bagikan Tas untuk Pengunjung yang Sudah Divaksin Covid-19
-
Bikin Deddy Corbuzier Nyaris Meninggal Dunia, Apa Itu Badai Sitokin?
-
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Jawa Timur Belum Diputuskan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam