Suara.com - Seorang balita dua tahun di Brasil meninggal karena tersengat listrik setelah tidak sengaja menyentuh charger ponsel yang terbuka.
Menyadur The Sun Jumat (27/8/2021) Sara Alves de Albuquerque dinyatakan meninggal dunia karena tersengat listrik setelah tak sengaja menyentuh pengisi daya telepon pintar.
Bayi kecil tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit di Kota Erere yang terletak di timur laut Brasil, namun nyawanya tidak tertolong.
Blobo News melaporkan jika kecelakaan tersebut terjadi pada Senin 23 Agustus. Ia dilaporkan tewas setelah menyentuh pengisi daya ponsel.
Laporan tersebut belum menjelaskan merek charger ponsel, atau apakah pengisi daya itu dari merek yang diakui.
Pasca kabar meninggalnya Sara Alves tersebut, walikota Erere Emanuelle Gomes Martins mengucapkan belasungkawa dan memberi penghormatannya.
"Pemerintah Erere menyatakan penyesalan yang mendalam atas kematian Sara Alves de Albuquerque," buka Emanuelle di akun Facebook-nya.
"Pada saat sedih yang mendalam ini, administrasi publik kota bersimpati kepada keluarga, dan menyatakan belasungkawa yang paling tulus." sambungnya.
Kepolisian Brasil masih terus menyelidiki penyebab lain yang kemungkinan menyebabkan kematian bayi tersebut.
Baca Juga: Waspada! Virus Joker Dikabarkan Menyusup di 8 Aplikasi Ini
Kasus kematian Sara bukan yang pertama kali terjadi di Brasil. Tahun lalu saja, Brasil mencatat ada 355 kematian akibat sengatan listrik.
Kematian Sara juga mengundang simpati warganet. Banyak yang mengucapkan belasungkawa atas kepergian gadis mungil tersebut.
"Beristirahatlah dengan tenang, Sara kecil. Kau malaikat dengan sayap kecil sekarang. Jaga ragamu dari atas sana, kau dengar?" tulis seorang warganet.
"Saya harap mereka diberi banyak kekuatan. Semoga Tuhan menghibur hati orang tua, kerabat, dan teman-temannya yang menderita." sambung warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto