Suara.com - Seorang perempuan di Irak menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh saudaranya di tengah jalan saat ia pulang dari tempat kerjanya.
Menyadur Gulf News Senin (30/8/2021), Nourzan Al Shammari ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan di kota Baghdad.
Perempuan 30 tahun tersebut tewas setelah dibunuh secara brutal. Tubuh perempuan tersebut ditemukan banyak luka tusuk.
Tindakan pembunuhan tersebut terekam video yang kemudian viral di media sosial. Nama Nourzan juga sempat menjadi trending topic.
Dalam video tersebut terlihat Nourzan tergeletak berimbah darah di pinggir jalan. Ia tampak tak sadarkan diri dan banyak luka tusukan di tubuhnya.
Pasca video tersebut viral, banyak warganet yang menyatakan kemarahannya dan mengecam aksi pembunuhan tersebut.
Tiga hari setelah pembunuhan tersebut viral di media sosial, polisi mengungkapkan jika pelakunya sudah berhasil dibekuk.
"Pembunuh Nourzan ditangkap dalam waktu singkat," kata kepolisian Irak dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (28/8/2021).
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Mayor Jenderal Saad Maan mengatakan pelaku pembunuhan adalah saudara laki-lakin Nourzan.
Baca Juga: Dua Warga Malaysia Diduga Terlibat ISIS, Ditahan di Afghanistan
Saad Maan menambahkan jika pelaku dibantu oleh seorang pria yang tak lain adalah sepupunya. Pria tersebut hingga kini masih buron.
"Tersangka mengaku membunuh wanita itu karena masalah keluarga," kata Mayor Jenderal Maan dalam sebuah pernyataan.
Korban dilaporkan dipaksa menikah oleh keluarga ketika dia masih muda. Setelah menikah, korban bercerai dan menolak untuk menikah lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar
-
KPK Ungkap Uang Rp 2,6 Miliar dalam Karung Jadi Bukti Dugaan Pemerasan Bupati Pati Sudewo Dkk
-
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026
-
Wali Kota Madiun Ditahan KPK karena Kasus Pemerasan hingga Gratifikasi Proyek Pemeliharaan Jalan
-
Eks Dirut Pertamina Ungkap Keuntungan PT PIS Tembus Rp9 Triliun Saat Dipimpin Yoki Firnandi
-
Kepala Basarnas Ungkap Kemungkinan Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR: Kami Berharap Ada Mukjizat
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
-
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
-
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu