Suara.com - Aparat kepolisian dari Polsek Rengasdengklok Kabupaten Karawang, Jawa Barat menangkap seorang kakek karena mencelakai mantan istrinya yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Kapolsek Rengasdengklok Kompol Agus Setiawan, di Karawang, Selasa (31/8/2021), mengatakan, pelaku bernama Aca (63) sengaja mendorong mantan istrinya dari atas motor hingga meninggal.
Kata dia, pada awalnya pihaknya menerima informasi terjadi kecelakaan sepeda motor di jalan raya Kutawaluya.
Kemudian saat dilakukan pemeriksaan ternyata korban meninggal bukan karena kecelakaan lalu lintas melainkan akibat penganiayaan.
Pelaku yang merupakan mantan suami korban sengaja mencelakai korban dengan mendorong korban saat korban sedang mengendarai motor. Pelaku diduga marah atau dendam karena suatu hal.
Menurut Agus, peristiwa itu terjadi Minggu (29/8) siang ketika korban tengah mengendarai motor di jalan raya Kutawaluya menuju arah Pedes tiba- tiba disalip pengendara motor lainnya yang merupakan Aca, mantan suaminya.
Keduanya saat itu berhenti dan sempat terjadi pertengkaran namun korban langsung melanjutkan perjalanan, dan dikejar oleh pelaku.
Setelah pelaku berhasil mengejar korban, ia langsung mendorong korban hingga terjatuh. Kepala korban terbentur aspal hingga akhirnya meninggal dunia.
Kapolsek mengatakan pelaku sempat melihat korban kritis berlumuran darah namun tidak ditolong, justru dibiarkan dan pelaku malah melarikan diri.
Baca Juga: Kekasih Ungkap Pesan Terakhir Amel Sebelum Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
"Pelaku kemudian ditangkap petugas di rumahnya," kata Agus Setiawan.
Ia menyampaikan, akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 ayat 1 dan pasal 353 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Kekasih Ungkap Pesan Terakhir Amel Sebelum Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
-
Rolling Hills Karawang Mulai Serah Terima Ruko SOHO Pacific Plaza
-
Usia Bukan Halangan Kakek di Kubar Ini Untuk Lelah Bekerja, Warganet: Senyumnya Gak Kuat
-
Pembunuhan di Banjarnegara, Saksi Sebut Melihat Pelaku Sudah Menunggu Korban di Gang Jalan
-
Bibi Beberkan Pesan Terakhir Amel sebelum Ditemukan Tewas di Bagasi Alphard
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat