Suara.com - Seorang wanita di Brasil dijuluki Black Widow karena membunuh pacarnya yang meminta putus dengan racun tikus.
Menyadur Daily Star Minggu (5/9/2021), Wane Brenda Oliveira juga diduga melakukan hal yang sama dengan pacarnya yang lain.
Ia diduga pertama kali membunuh pacarnya, Edvaldo Araujo Alves pada 16 April 2017, di negara bagian Bahia, Brasil timur laut.
Pasangan itu telah hidup bersama selama satu tahun, dan Oliveira menyusun rencana setelah mengetahui bahwa pacarnya ingin putus.
Dia membawa Edvaldo ke perawatan kesehatan setelah racun mulai bekerja, di mana dia dinyatakan meninggal karena serangan jantung.Makamnya digali setahun kemudian setelah diduga keracunan.
Peristiwa versi terdakwa tidak pernah memuaskan anggota keluarga Edvaldo, yang mengatakan tidak senang dengan hubungan itu.
Beberapa bulan setelah kematian Edvaldo, terdakwa menjalin hubungan dengan Evandro Bonfim de Souza, yang diduga juga diracuni sampai mati setelah mengetahui pria itu dia ingin meninggalkannya.
Dia menggunakan "chumbinho" - racun tikus ilegal yang dibuat dengan insektisida karbamat Aldicarb dalam jumlah tinggi yang dapat membunuh manusia dengan melumpuhkan sistem pernapasan.
Meskipun dilarang di beberapa negara, seperti Jerman dan Swiss, produk ini dapat dibeli di tiga negara bagian Brasil, termasuk Bahia.
Baca Juga: Viral Pria Kejer Kucingnya Kena Racun Tikus dan Mati, Warganet Ikut Baper
Oliveira bersalah atas pembunuhan berat di Gedung Pengadilan Itabuna di negara bagian Bahia, Brasil timur laut pada hari Selasa, 31 Agustus.
Terdakwa, yang telah berada dalam tahanan pencegahan selama empat tahun, sedang menunggu hukuman atas dugaan pembunuhan kedua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Kerja HR Makin Efisien, Cari Kandidat Tepat Tak Lagi Ribet
-
Cerita Heroik Warga Hadang Massa, Cegah Halte Petamburan Dibakar
-
Sincerely, Estafet Karya Legenda Jepang Haruomi Hosono Setelah Note of Mothership di Album ke-23