Suara.com - Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria berinisial AA (21) terduga pelaku pembunuhan perempuan di kamar hotel di Cilandak, Jakarta Selatan.
Polisi menangkap pria tersebut di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu dini hari. Polisi dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, yang melakukan pendalaman informasi, kemudian melakukan pengajaran terduga pelaku, pada sabtu (4/9) malam sekitar pukul 23:00 WIB.
"Terduga pelaku berhasil ditangkap sekitar pukul 01:00 WIB, di Bojonggede," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Aziz Andriansyah, di Jakarta Selatan, Minggu (5/9/2021).
Azis mengungkapkan, hingga saat ini, penyidik masih memeriksa dan mengumpulkan barang bukti untuk menetapkan terduga pelaku tersebut sebagai tersangka pembunuhan terhadap perempuan berinisial LD (21).
Lebih lanjut, Aziz mengatakan, jenazah korban masih dalam proses autopsi di rumah sakit untuk mendapat keterangan lebih lanjut perihal penyebab peristiwa naas itu.
"Masih dalam proses autopsi ya, yang jelas ditemukan meninggal dunia. Hanya memar saja di bagian pundak dan leher, tapi kami menunggu kesimpulan dari tenaga kesehatan tim autopsi," ujar Azis.
Menurut Azis, pada saat penangkapan, penyidik mengamankan satu buah telepon selular dari tangan terduga pelaku. "Ada handphone korban yang berada di tangan orang yang diamankan tersebut. Terduga pelaku masih dalam pemeriksaan, belum ditetapkan sebagai tersangka," kata dia.
Sebelumnya, Petugas Polres Metro Jakarta Selatan mengevakuasi jenazah seorang perempuan dari kamar hotel Piccaso Inn, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9) malam.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi, Azis Andrianysah, di lokasi kejadian, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari pihak hotel sekira pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan pemeriksaan pada sore harinya. (Antara)
Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Hotel di Cilandak, Polisi: Diduga Korban Pembunuhan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker